Terkait Pemberitaan Miring, Di Salah Satu Media Online Lokal Aceh, Jurnalis “T.N.P” Atau Redaksi Media Online Di Lhokseumawe.

admin 16 Nov 2025 69

 

 

 

Aceh, (teropongnasionalnews)

 

Ini Penjabaran Serta Hak Jawab Oleh Jurnalis “Kasmidi Panjaitan” Bersama Pihak Korban Yang Tertabrak Di Kabupaten Aceh Timur, Dengan Atas Tudingan Memeras Tanpa Barang Bukti Yang Syah.

 

Aceh | Sungguh sangat memalukan, di kalangan jurnalis di wilayah daerah provinsi aceh. Terkait pemberitaan miring, di salah satu media online lokal aceh, oleh jurnalis “T.N.P”berdomisili daerah kota lhokseumawe.

 

Dan ini penjabaran serra hak jawab oleh jurnalis yang di sebut-sebut sapaan panggilan “kasmidi panjaitan” bersama pihak korban yang di sebut-sebut sapaan panggilan “massyura” warga gampong kecamatan idi rayeuk yang tertabrak di kabupaten aceh timur-aceh, dengan atas tudingan pihak keluarga korban dan pihak jurnalis media online di aceh timur. Yang di sebut-sebut tudingannya oleh media online lokal di kota lhokseumawe tersebut, sebagai makelar kasus (calo kasus). Dengan tudingan media online lokasi dikota lhokseumawe aceh itu, tanpa adanya bukti secara syah.

 

Sesuai judul, yang telah sempat pernah di tayangkan oleh oknum media redaksi lokal aceh di lhokseumawe itu. “Kasus Dr. Suci: Ketika Keadilan Digeser Menjadi Tawar-Menawar, di duga Wartawan Jadi “Juru Damai Berbayar”? terbitan pada tanggal 3 oktober 2025 bulan lalu. Dan juga atas laporan pengaduan di lakukan oleh jurnalis berinisial “T.N.P” itu, dengan nomor : 1755/DP/K/XI/2025. Lampiran : -, Hal : Penyelesaian pengaduan, berasal kan dari dewan pers jakarta pusat. Maka dari itu pula, pihak dari media online ini juga. Ketika wartawan media ini juga.

 

Mencoba menemui pihak dari nara sumber yang memberikan rilis berita, kepada wartawan media ini juga. Oleh jurnalis “kasmidi panjaitan” berdomisili kabupaten aceh timur, dengan pernyataannya itu, dengan atas tudingan dari media dari salah satu seorang jurnalis berinisial “T.N.P” beralamat redaksi daerah kota lhokseumawe provinsi aceh. Terkait adanya pemberitaan bohong itu. Di media online lokal yang telah di tayangkan tersebut di atas, oleh jurnalis “T.N.P” beserta redaksi kota Lhokseumawe itu.

 

Sumber, “kasmidi panjaitan” yang mengetahui jalan cerita kejadian itu. Menjelaskan dan juga memberitakan pernyataan sikapnya, kepada wartawan media ini. “Dengan pemberitaan yang berinisial T.N.P bersama redaksinya daerah kota Lhokseumawe itu, dan saya sudah sempat lakukan konfirmasi kepada T.N.P tersebut, sedikit pun dirinya tidak ada merespon apa pun. Disinyalir dirinya T.N.P itu, membungkam. Namun, pihak redaksi media itu sendiri. Sedikit pun tidak pernah menemui pihak korban atau melakukan konfirmasi, apa bisa pemberitaan yang telah di tayangkan oleh media online ini. Memvonis dari segi narasi pemberitaan mereka perbuat, menuding tanpa ada bukti-bukti yang kuat. Dan pemberitaan itu juga terkesan opini, serta juga atas laporan T.N.P ke dewan pers itu. Laporan bodong saja”, tuturnya bung “kasmidi panjaitan” selaku sumber mengetahui dan juga jurnalis media online perwakilan daerah aceh. Kemarin, jumat 14/11/2025 sekitar pukul.18.21.wib.

 

Menurutnya, dari pihak korban yang di sebut-sebut sapaan panggilan “massyura” warga kecamatan idi rayeuk kabupaten aceh timur itu. Sewaktu wartawan media ini juga, bersama dari pihak lembaga swadaya masyarakat (lsm) bungoeng lam jaroe aceh. Yang juga turut menemui di kediaman (rumah)-nya “massyura” itu. Korban yang telah tertabrak itu, di lakukan oleh pelaku dr suci maghfirah. Yang kini telah di tahan di lapas daerah kota langsa, “massyura” pun. Langsung membuat pernyataannya kepada wartawan media ini bersama pihak lsm bungoeng lam jaroe aceh, bung “zulfadli” itu.

 

Dengan surat pernyataan korban “massyura” tersebut, di bubuhkan di atas materai Rp.10.000 rupiah. Berlambangkan burung garuda republik indonesia, menyebutkan pernyataannya itu. “Saya yang bertanda tangan di bawah ini, nama. Massyura, nomor induk kartu (nik). 113035911030001, tempat tanggal lahir. Idi, 19/11/2023. Agama Islam, pekerjaan. Belum bekerja, warga kecamatan idi rayeuk kabupaten aceh timur. Menyatakan, bahwasanya benar adanya rilis berita dari wartawan tabloid putra pos. Jurnalis kasmidi panjaitan, yang di beritakan kepada wartawan media online gabungnyawartawanindonesia.co.id. Media online detektifinvestigasi.com, yang jurnalisnya berinislal R.K.P.

 

Terkait pemberitaan yang di lakukan online harian papa razzi, apa yang disebut oleh harian papa razzi.com adalah tidak benar. Demikianlah surat pernyataan ini saya perbuat, tanpa paksaan dari siapa pun”. Sebut, “massyura” jelaskan. Dan di ruangan dalam kertas putih serta tulisan bertinta warna hitam. Aceh timur, 14 november 2025. Di tanda tangani oleh “massyura” di atas materai serta juga di saksikan yang menyatakan oleh “kasmidi panjaitan”. (Red)

 

(Pasukan Ghoib/Jihandak Belang/Team Aktivis LSM BLJ Aceh)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Satpol PP dan WH Bireuen Tertibkan PKL, Tegaskan Penegakan Aturan demi Ketertiban dan Keindahan Kota

admin

19 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Demi menjaga ketertiban umum, kelancaran arus lalu lintas, serta keindahan wajah ibu kota Kabupaten Bireuen, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Bireuen menggelar penertiban terpadu terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL), Senin (19/10/2026).   Penertiban ini dilakukan menyusul keberadaan sejumlah pedagang yang menggunakan lokasi berjualan yang …

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 0826/Pamekasan, Pak Buyan dan Ibu Sumawiyah terpilih menjadi salah satu penerima manfaat pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

admin

18 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional.news.com – Disebuah sudut Dusun Barat, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, ada penantian panjang yang akhirnya berujung haru. Adalah Pak Buyan (60) dan istrinya, Ibu Sumawiyah (54), pasangan suami istri yang selama 6 tahun memimpikan rumah yang layak untuk berteduh.Sabtu,19/10/2026.   Selama bertahun-tahun, keduanya hanya bisa menahan impian itu. Sebagai buruh tani, penghasilan yang …

Abu Lupie Desak Mualem Segera Reshuffle Pejabat SKPA

admin

18 Okt 2026

  BANDA ACEH , Teropongnasionalnews Abu Lupie mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) segera mengevaluasi dan merombak pejabat Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta badan usaha milik daerah (BUMD) yang dinilai belum maksimal mendukung pelaksanaan program prioritas Pemerintah Aceh periode 2025-2030.   Desakan tersebut disampaikan guna mendorong percepatan realisasi visi dan misi Gubernur dan Wakil …

Kabut Asap Selimuti Bireuen, PMI Bagikan Ribuan Masker untuk Lindungi Warga 

admin

17 Okt 2026

    BIREUEN ,Teropongnasionalnews Kabut asap yang menyelimuti langit Kabupaten Bireuen, Aceh, dalam beberapa hari terakhir mulai mengganggu jarak pandang dan memicu kekhawatiran terhadap kualitas udara. Di tengah kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen turun ke jalan membagikan ribuan masker kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak paparan asap.   Ketua PMI Bireuen, Edi Sapura, …

IDI Bersama Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umuslim Bireuen Bagikan Masker, Lindungi Masyarakat dari Ancaman Asap Kebakaran Hutan

admin

17 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Di tengah ancaman pencemaran udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi pesan kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.   Sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim), Peusangan, Kabupaten Bireuen, melaksanakan kegiatan pembagian …

Skandal BOSP di PKBM Tanggamus: Pengelola Menjerit, Oknum Forum dan Dinas Diduga Kuat Menikmati Hasil Upeti

admin

17 Okt 2026

    TANGGAMUS –(teropongnasionalnews) Tabir gelap pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Kesetaraan, dan Bantuan Sosial Pendidikan di Kabupaten Tanggamus kian terbuka.   Dugaan praktik pemotongan dana yang terstruktur, masif, dan melibatkan jejaring kekuasaan mulai terurai dari pengakuan langsung para pengelola PKBM di lapangan.   Hasil investigasi di sejumlah kecamatan …

x
x