UPTD SD Negeri 8 Peudada Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

admin 22 Okt 2026 7

 

BIREUEN, Teropongnasionalnews

Dalam suasana penuh kekhidmatan dan sarat nilai keislaman, UPTD SD Negeri 8 Peudada, Kabupaten Bireuen, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini berlangsung sederhana, namun tetap khusyuk dan penuh makna, dengan diisi lantunan zikir serta pemberian santunan kepada puluhan siswa dari sekolah tersebut.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum bagi keluarga besar sekolah untuk memperkuat keimanan, menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya di tengah kondisi masyarakat yang masih berupaya bangkit setelah dilanda bencana banjir beberapa waktu lalu.

 

Kepala UPTD SD Negeri 8 Peudada, Deliana, S.Pd., mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini dilaksanakan secara sederhana dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat yang masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana banjir.

 

Meski demikian, menurutnya, keterbatasan keadaan tidak menjadi penghalang untuk tetap memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan dan keteladanan kepada para siswa.

 

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tetap kita laksanakan secara sederhana, dengan menyesuaikan kondisi masyarakat yang masih dalam masa pemulihan pascabencana banjir. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita mengambil hikmah dari keteladanan Rasulullah SAW dan menanamkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat peringatan tersebut.

 

Menurutnya, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW, melainkan kesempatan untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui pembentukan karakter, penguatan akhlak, serta pembiasaan berbuat baik sejak usia dini.

Meneladani Rasulullah, Menumbuhkan Kepedulian

Dalam ajaran Islam, Rasulullah Muhammad SAW merupakan teladan utama bagi umat manusia. Kehidupan beliau mengajarkan arti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai luhur tersebut penting ditanamkan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kepekaan sosial.

 

Lantunan zikir yang menggema dalam kegiatan tersebut menjadi ungkapan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Sementara itu, pemberian santunan kepada puluhan siswa menjadi wujud kepedulian sosial yang selaras dengan pesan kasih sayang dan semangat berbagi yang diajarkan Rasulullah SAW.

 

Di tengah suasana pemulihan pascabencana, kepedulian semacam ini memiliki arti tersendiri. Sebab, musibah bukan hanya menguji ketahanan fisik dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengingatkan pentingnya saling menguatkan, berbagi, serta menjaga kebersamaan.

 

Pendidikan pun tidak hanya berlangsung di ruang kelas melalui buku dan pelajaran, tetapi juga melalui keteladanan, pembiasaan berbuat baik, dan pengalaman nyata yang membentuk hati serta karakter anak-anak.

 

Maulid Nabi, Momentum Memperindah Akhlak

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup diungkapkan melalui lisan dan lantunan selawat, tetapi perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Kejujuran, sikap hormat kepada guru dan orang tua, kepedulian terhadap teman, serta kesediaan membantu sesama merupakan bagian dari nilai-nilai luhur yang patut diteladani.

 

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, Surah Al-Ahzab ayat 21, yang artinya:

“Sungguh, pada diri Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu.”

 

Ayat tersebut mengingatkan bahwa keteladanan Rasulullah SAW harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang lebih baik, termasuk dalam dunia pendidikan yang memiliki peran penting membentuk generasi berkarakter dan berakhlak mulia.

 

“Kemuliaan Maulid Nabi tidak diukur dari megahnya perayaan, tetapi dari seberapa dalam keteladanan Rasulullah tumbuh di dalam hati. Sebab, zikir yang indah akan semakin bermakna ketika melahirkan kepedulian, dan kecintaan kepada Nabi akan semakin sempurna ketika diwujudkan melalui akhlak mulia serta keikhlasan dalam berbagi.”

 

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, keluarga besar UPTD SD Negeri 8 Peudada diharapkan terus menumbuhkan semangat keagamaan, memperkuat pendidikan karakter, dan menanamkan nilai kemanusiaan kepada para siswa.

 

Di tengah masyarakat yang sedang bangkit dari cobaan, kegiatan sederhana yang dilandasi ketulusan menjadi pengingat bahwa harapan dapat tumbuh melalui kebersamaan, kekuatan dapat hadir melalui kepedulian, dan keberkahan dapat diraih dengan menjadikan ajaran Rasulullah SAW sebagai pedoman kehidupan.

 

Sebab, pendidikan yang sesungguhnya bukan hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga melembutkan hati, membentuk akhlak, dan mengajarkan generasi muda untuk senantiasa menghadirkan kebaikan bagi sesama. ( Hendra)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
*Atasi Kekeringan, Polres Blitar Kota Salurkan 3.000 Liter Air Bersih ke Kelurahan Sentul*

admin

22 Okt 2026

      KOTA BLITAR —(teropongnasionalnews) Merespons keluhan warga yang terdampak kemarau panjang, Polres Blitar Kota Polda Jatim bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 3.000 liter di lingkungan RT 02 RW 08, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Rabu (21/10/2026).   Kemarau yang berkepanjangan menyebabkan sumur-sumur milik warga Sentul mengering, sehingga mereka kesulitan memenuhi …

*Hadapi Kemarau Panjang, Polresta Tuban bersama Instansi Lintas Sektoral Siaga Bencana Karhutla*

admin

22 Okt 2026

      TUBAN –(teropongnasionalnews) Polresta Tuban Polda Jatim menggelar apel siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu (21/10/2026).   Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapan dalam mengantisipasi sekaligus menanggulangi potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Tuban.   Apel gabungan ini diikuti oleh personel Polresta Tuban Polda Jatim beserta jajarannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah …

*Personel BKO Polda Jatim Gerak Cepat Padamkan Titik Api, Cegah Karhutla TNBTS Meluas*

admin

22 Okt 2026

    PROBOLINGGO –(teropongnasionalnews) Polda Jawa Timur terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).   Upaya tersebut diwujudkan melalui respons cepat personel dalam melakukan pemadaman titik api yang ditemukan di wilayah hukum Polres Probolinggo, Rabu (21/10/2026).   Pemadaman melibatkan personel Direktorat Polisi Perairan …

*Polres Lumajang dan Tim Gabungan Berjibaku Taklukkan Karhutla di TNBTS*

admin

22 Okt 2026

LUMAJANG –(teropongnasionalnews) Kepolisian Resor (Polres) Lumajang Polda Jatim bersama tim gabungan lintas instansi bergerak cepat mengepung dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Polres Lumajang Polda Jatim bersama Polsek Rayon Barat langsung diterjunkan ke lapangan sejak Selasa (20/10/2026). Mereka bahu-bahu bersama relawan …

*Polres Pacitan Razia Pekat, Sasar THM hingga Kawasan Wisata dan Tes Urine Pengunjung*

admin

22 Okt 2026

      PACITAN —(teropongnasionalnews) Polres Pacitan jajaran Polda Jatim menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) dan mengantisipasi penyalahgunaan narkoba pada Sabtu (17/10) malam.   Operasi gabungan tersebut menyasar sejumlah titik rawan, mulai dari kawasan wisata Pantai Pancer Dorr, jalur protokol, hingga tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kabupaten Pacitan.   Saat menyisir kawasan Pantai Pancer …

*Kapolri Suyudi Beri Dukungan kepada Iptu Agus yang Alami ISPA saat Bertugas Padamkan Karhutla*

admin

22 Okt 2026

  Jakarta, (teropongnasionalnews) 21 Oktober 2026 — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memberikan perhatian kepada Iptu M. Agus Setiawan, Kanit Patroli Samapta Polresta Palangka Raya, yang viral setelah mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga kehilangan suara akibat paparan asap saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).   Melalui sambungan telepon, Kapolri menyampaikan …

x
x