Survei Nasional Rumah Politik Indonesia: Optimisme Publik terhadap Transformasi Polri Diprediksi Meningkat di 2026

admin 13 Jan 2026 44

 

 

JAKARTA —(teropongnasionalnews)

Rilis survei nasional Rumah Politik Indonesia menunjukkan optimisme publik terhadap transformasi budaya di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menguat. Hasil survei tersebut memperlihatkan masih besarnya harapan masyarakat terhadap upaya pembenahan dan perbaikan yang dilakukan institusi Polri.

 

Survei ini berbeda dengan sejumlah survei sebelumnya, termasuk survei yang dilakukan oleh KPS, baik dari sisi metodologi maupun cakupan wilayah. Rumah Politik Indonesia melakukan survei di 30 provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia pada periode 2 hingga 9 Januari 2026. Sejumlah daerah tidak disertakan karena terdampak bencana alam sehingga tidak memungkinkan dilakukannya pengumpulan data.

 

Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara langsung serta pengisian kuesioner secara daring menggunakan Google Form. Total responden dalam survei ini berjumlah 1.200 orang, berusia 17 tahun ke atas, dengan margin of error sebesar 2,8 persen.

 

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengatakan hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri diprediksi mengalami peningkatan pada tahun 2026.

 

“Hasil survei kami menunjukkan mayoritas masyarakat masih memiliki optimisme terhadap transformasi yang dilakukan Polri. Ini menjadi sinyal positif bahwa upaya pembenahan institusi masih mendapat kepercayaan publik,” ujar Fernando Emas, Senin (12/1).

 

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 29 persen responden menyatakan cukup optimis, 24 persen optimis, dan 21 persen sangat optimis terhadap transformasi Polri ke depan.

 

Sementara itu, responden yang menyatakan tidak optimis tercatat sebesar 6,9 persen, sedangkan 10,4 persen responden memilih tidak memberikan jawaban.

Fernando menilai angka tersebut menunjukkan bahwa ruang perbaikan masih terbuka lebar, sekaligus menegaskan adanya harapan besar dari masyarakat.

 

“Artinya masih ada harapan. Masyarakat masih optimis terhadap transformasi yang dilakukan Polri. Karena itu, mari kita sama-sama mendukung langkah-langkah pembenahan, baik yang dilakukan oleh institusi Polri maupun pihak-pihak terkait,” katanya.

 

Ia menambahkan, dukungan publik perlu diiringi dengan konsistensi reformasi internal dan peningkatan kinerja pelayanan kepolisian agar kepercayaan masyarakat benar-benar terjaga.

 

“Kami berharap pada 2026 ini terjadi perbaikan nyata sesuai dengan hasil survei yang baru saja dirilis. Optimisme publik ini harus dijaga dengan reformasi yang konsisten dan peningkatan kinerja Polri secara berkelanjutan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Fernando.

 

Rumah Politik Indonesia menilai, dengan dukungan publik yang masih cukup kuat tercatat sebesar 12,9 persen berada pada spektrum harapan lanjutan Polri memiliki modal sosial penting untuk terus melanjutkan transformasi institusional demi mewujudkan pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan humanis. (Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
*Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba*

admin

13 Okt 2026

  JAKARTA –(teropongnasionalnews) Polri menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.   Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pemberantasan …

Bea Cukai Madura Dituding Tebang Pilih Tangani Rokok Ilegal, Massa: Bongkar Bos Besarnya

M.H

13 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional news.com – Aliansi Lingkar Melati Bersatu (LMB) Kabupaten Pamekasan menilai Bea Cukai Madura tebang pilih dalam menangani peredaran rokok ilegal di Madura.   Penilaian itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Madura. Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Hendra. Selasa (13/10/2026)   Hendra menegaskan, penindakan terhadap rokok ilegal tidak boleh hanya menyasar …

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

M.H

13 Okt 2026

Setiap kepemimpinan baru selalu membawa harapan dan optimistisme yang kuat. Demikian halnya dengan kehadiran pemimpin baru di institusi Polri saat ini. Asa publik begitu besar diberikan kepada Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.   Meski begitu, seperti dua sisi mata uang, setiap ekspektasi selalu ada rintangan yang hadir berdampingan.   Tantangan besar itu, utamanya …

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1,1 Kg Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan

M.H

13 Okt 2026

KAPUAS HULU, – Kegiatan pembinaan teritorial (binter) berupa komunikasi sosial (komsos) serta edukasi hukum yang dilakukan personel Pos Mentari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala kembali membuahkan hasil yang positif. Satgas Pamtas menerima penyerahan secara sukarela 1,1 (satu koma satu) Kg sisik trenggiling dari seorang warga berinisial A di wilayah perbatasan. Kegiatan penyerahan tersebut berlangsung di …

GEBRAKAN KAPOLRI PEREDARAN NARKOBOY JADI TARGET UTAMA

M.H

13 Okt 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar operasi pemberantasan narkotika secara serentak di sejumlah wilayah Tanah Air. Langkah masif ini menjadi implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto pascapelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus …

Anggota DPR Nilai Wajar Kapolri Jenderal Suyudi Rombak Pejabat Polri

M.H

13 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, menilai wajar jika Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merombak sejumlah pejabat internal Polri, khususnya posisi Kapolda di beberapa wilayah.   Perombakan tersebut dinilai sangat diperlukan dalam rangka menjaga efektivitas kerja dan memastikan berjalannya regenerasi di dalam tubuh organisasi kepolisian.   “Penempatan personel pada jabatan-jabatan …

x
x