*Sejak 27 Agustus, 200 Perwira dan Bhabin Bergerak Cegah Karhutla, dari Edukasi hingga Shalat Istisqa*

admin 31 Agu 2026 26

 

JAKARTA, (teropongnasionalnews)

31 Agustus 2026 — Polri terus bergerak mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari hulu. Sejak 27 Agustus 2026, 200 peserta didik Polri bersama Bhabinkamtibmas telah diterjunkan ke empat Polda prioritas untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

 

Mereka bergerak dari pintu ke pintu memberikan edukasi, membagikan masker, memberikan bantuan kemanusiaan, memetakan wilayah rawan, berkoordinasi dengan berbagai pihak, hingga membantu penanganan titik api. Di tengah kemarau, pendekatan spiritual juga dilakukan bersama masyarakat melalui Shalat Istisqa dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan.

 

Kegiatan ini tidak berhenti pada satu lokasi. Para peserta didik bersama Bhabinkamtibmas akan terus bergerak menjangkau warga di wilayah rawan karhutla sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

 

Kalbar Jadi Salah Satu Contoh Paling Masif

 

Kalimantan Barat menjadi salah satu gambaran kuat pelaksanaan Satgas Edukasi Polri. Sebanyak 104 peserta didik diterjunkan ke 14 wilayah Polresta dan Polres jajaran.

 

Terdiri dari 68 mahasiswa S2 PTIK, 7 Serdik Sespimma dan 29 siswa Setukpa, mereka telah melaksanakan 91 kegiatan.

 

Sebanyak 55 kegiatan di antaranya berupa edukasi, penyuluhan dan sosialisasi dialogis. Kegiatan lainnya meliputi 16 koordinasi lintas sektoral dan pemetaan, 10 kegiatan kemanusiaan dan kesehatan, 7 bantuan fisik lapangan dan pemadaman, serta 3 kegiatan spiritual dan kultural.

 

Para peserta didik bersama Bhabinkamtibmas mendatangi warga secara door-to-door, memberikan edukasi bahaya pembakaran lahan, membagikan masker, mendistribusikan air bersih, melakukan pemeriksaan kesehatan, hingga membantu penanganan titik api.

 

Di Kabupaten Melawi, kegiatan tersebut turut mendorong deklarasi komitmen warga dan komponen masyarakat untuk menghentikan pembakaran hutan secara sengaja selama musim kemarau 2026.

 

Kalteng: Edukasi Berjalan Bersama Pemadaman

 

Di Kalimantan Tengah, 48 peserta didik diterjunkan ke 14 wilayah Polresta dan Polres jajaran.

 

Sebanyak 27 kegiatan telah dilakukan, terdiri dari 16 edukasi, penyuluhan dan imbauan, 7 pemetaan hotspot dan koordinasi lintas instansi, serta 4 kegiatan bantuan pemadaman.

 

Di lapangan, peserta didik bersama jajaran kewilayahan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla, dampak kesehatan dan konsekuensi hukum, sekaligus membantu ketika ditemukan titik api.

 

Sumsel: Menjangkau Kelompok Tani hingga Rumah Ibadah

 

Di Sumatera Selatan, 38 peserta didik bergerak di 9 wilayah Polres jajaran dan telah melaksanakan 41 kegiatan.

 

Sebanyak 19 kegiatan berupa edukasi, penyuluhan dan imbauan langsung. Edukasi dilakukan melalui door-to-door, kelompok tani, rumah ibadah hingga talkshow radio.

 

Satgas juga membagikan masker, bantuan sembako, memasang poster dan membagikan pamflet, melakukan pengecekan hotspot, mengecek kesiapan peralatan pemadaman serta berkoordinasi dengan BNPB dan TNI.

 

Kaltim: Edukasi hingga Shalat Istisqa

 

Di Kalimantan Timur, 10 peserta didik diterjunkan ke empat wilayah, yakni Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Paser dan Berau.

 

Sebanyak 16 kegiatan telah dilakukan, termasuk 7 edukasi dan penyuluhan, 3 kegiatan kemanusiaan dan kesehatan, 3 kegiatan spiritual dan doa bersama, serta 3 kegiatan sinergitas instansi dan peningkatan kapasitas personel.

 

Untuk pendekatan spiritual, Satgas bersama unsur pemerintah, TNI dan masyarakat melaksanakan Shalat Istisqa dan doa bersama di Halaman Kantor Bupati Kutai Timur, lingkungan Polres Kutai Kartanegara, dan wilayah Berau.

 

Selain itu, peserta didik memberikan penguatan kepada Bhabinkamtibmas dan fungsi Samapta mengenai pemetaan wilayah rawan dan langkah mitigasi karhutla.

 

175 Kegiatan, 97 di Antaranya Edukasi dan Penyuluhan

 

Secara keseluruhan, rekapitulasi empat Polda mencatat 175 kegiatan lapangan yang telah dilaksanakan.

 

Dari jumlah tersebut, 97 kegiatan merupakan edukasi, penyuluhan dan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

 

Rinciannya:

 

* Kalbar: 104 personel — 91 kegiatan — 55 edukasi/penyuluhan;

* Kalteng: 48 personel — 27 kegiatan — 16 edukasi/penyuluhan;

* Sumsel: 38 personel — 41 kegiatan — 19 edukasi/penyuluhan;

* Kaltim: 10 personel — 16 kegiatan — 7 edukasi/penyuluhan.

 

Karo Penmas: Terus Bergerak Menjangkau Warga

 

Karo Penmas Polri menegaskan bahwa pengerahan peserta didik merupakan bagian dari upaya Polri merespons ancaman karhutla secara cepat dan menyeluruh.

 

“Karhutla tidak bisa menunggu. Sejak 27 Agustus, para perwira peserta didik sudah bergerak bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat. Mereka tidak menunggu api membesar, tetapi hadir dari hulu untuk mencegahnya.”

 

Menurutnya, bentuk kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah.

 

“Ada yang bergerak dari pintu ke pintu memberikan edukasi, membagikan masker, membantu masyarakat, melakukan pemetaan, membantu penanganan titik api, sampai bersama masyarakat melaksanakan Shalat Istisqa di Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Berau. Semua dilakukan karena Polri ingin hadir secara nyata di tengah masyarakat.”

 

Karo Penmas menambahkan, kegiatan tersebut belum berhenti.

 

“Ini bukan kegiatan yang berhenti setelah satu atau dua kali penyuluhan. Para peserta didik bersama Bhabinkamtibmas akan terus bergerak menjangkau warga, khususnya di wilayah yang memiliki potensi karhutla. Semakin dekat kita dengan masyarakat, semakin cepat kita membangun kesadaran dan mendeteksi potensi kebakaran.”

 

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat.

 

“Masyarakat adalah bagian dari garda terdepan pencegahan. Satu warga yang memilih tidak membakar lahan, satu informasi yang cepat disampaikan dan satu titik api yang segera dilaporkan dapat mencegah kebakaran menjadi lebih besar.”

 

Polri memastikan edukasi dan pembinaan masyarakat berjalan beriringan dengan deteksi dini, pemetaan, koordinasi lintas sektoral, pemadaman dan penegakan hukum.

 

Polri mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah atau daun kering sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

 

Dari pintu ke pintu hingga rumah ibadah, dari membagikan masker hingga membantu memadamkan api, Polri terus bergerak bersama masyarakat.

 

Bukan sekadar datang. Tetapi terus menjangkau, mencegah dan menjaga agar karhutla tidak meluas. (Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dinas PUPR Tegaskan Masa Pemeliharaan, Sorotan Proyek Jalan Pajarakan–Condong Jadi Bahan Evaluasi

Admin

14 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.comPROBOLINGGO – Proyek rekonstruksi Jalan Pajarakan–Condong (R.163) Kabupaten Probolinggo senilai Rp4,267 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan setelah muncul pemberitaan mengenai dugaan keretakan pada cor tepi jalan.   Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Puncak Jaya Konstruksi. Temuan yang disorot tersebut memunculkan …

Polisi Bongkar 30 Lapak Narkoba di Kampung Ambon Jakbar, Diduga Disewakan untuk Konsumsi Sabu

Admin

14 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.comJakarta Barat, Polres Metro Jakarta Barat bersama Pemerintah Kota Jakarta Barat dan Direktorat Narkoba Bareskrim Polri membongkar sekitar 30 lapak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba di Kompleks Permata, Cengkareng, Jakarta Barat, yang dikenal sebagai Kampung Ambon, Selasa, 13/10/2026   Penertiban dilakukan untuk menghentikan aktivitas penyalahgunaan narkoba di kawasan tersebut sekaligus mencegah lapak-lapak liar kembali …

WAKIL KETUA MA BIDANG NON-YUDISIAL TINJAU UJIAN TERTULIS SELEKSI HAKIM AD HOC TIPIKOR TAHAP XXIV DI PT JAKARTA

Admin

14 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.comJakarta – Humas: Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) RI Bidang Non-Yudisial, Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum., meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tertulis Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tahap XXIV Tahun 2026 di Gedung Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.   Dalam peninjauan tersebut, Wakil Ketua MA didampingi …

Bersenjata Api Saat Beraksi, Dua Residivis Curanmor Dibekuk Polres Jakbar dan Dilumpuhkan Dengan Timah Panas di Lampung Timur

Admin

14 Okt 2026

www.teropongnasionalnews.com Jakarta Barat, Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di kawasan Jalan Waru Raya, RT 006/RW 011, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (1/10/2026) siang.   Aksi tersebut membuat warga panik setelah salah satu terduga pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan saat hendak dikejar.   Ketua RT 006/RW 011 Kalideres, Dedi, mengatakan aksi pencurian terjadi …

Tingkatkan Kesadaran, Kedisiplinan Dan Tangung Jawab, Kodim 0820/Probolinggo Fasilitasi Penyuluhan Hukum

Admin

14 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Probolinggo, Kodim 0820/Probolinggo memfasilitasi kegiatan penyuluhan hukum tahun 2026. Bertempat di aula Kodim 0820/Probolinggo, kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0820/Probolinggo Mayor Caj Aminudin Abadi, Rabu (14/10).   Penyuluhan hukum dikutii oleh perwira staf, Danramil jajaran, perwakilan anggota Kodim 0820/Probolinggo, perwakilan Ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXIV Kodim 0820 …

*Polda Jatim Naikkan Penanganan Perkara Arisan Meow ke Tahap Penyidikan*

admin

13 Okt 2026

  SURABAYA –(teropongnasionalnews) Polda Jawa Timur meningkatkan status penanganan perkara dugaan penipuan dan/atau penggelapan berkedok arisan Meow dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian kegiatan penyelidikan dan gelar perkara. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, kepolisian berkomitmen menangani perkara tersebut secara profesional berdasarkan …

x
x