Petani Tambak, Desa Pulo Naleung Rugi Puluhan Juta, Pematang Rusak Berat Diduga Akibat Proyek Normalisasi

admin 01 Sep 2026 14

 

BIREUEN, Teropongnasionalnews

Petani tambak di Desa Pulo Naleung, Kabupaten Bireuen, Mustafa, harus menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat rusaknya 76pematang tambak yang diduga terdampak proyek normalisasi saluran irigasi.

 

Mustafa kini menuntut pertanggungjawaban dan ganti rugi kepada pihak yang melaksanakan proyek tersebut. Ironisnya, proyek yang disebut bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Aceh Tahun 2026 itu diduga dikerjakan tanpa papan nama proyek maupun identitas yang jelas mengenai pihak pelaksana.

 

Kerusakan pematang tersebut bukan persoalan sepele. Air dari saluran irigasi masuk ke areal tambak Mustafa sehingga mengancam ribuan benih udang yang selama ini menjadi tumpuan penghasilannya.

 

Mustafa mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 17 ribu ekor benih udang di dalam tambaknya. Udang tersebut sebenarnya diproyeksikan baru akan dipanen sekitar satu bulan lagi, ketika harga diperkirakan mencapai Rp88.000 per kilogram.

 

Namun, akibat kondisi tambak yang semakin terancam, Mustafa terpaksa mengambil langkah untuk melakukan panen lebih awal. Konsekuensinya, harga jual yang diterima jauh lebih rendah, hanya berkisar Rp50.000–Rp60.000 per kilogram. Bahkan, sebagian udang disebut telah mati akibat kondisi yang terjadi.

 

Kerugian yang dialami Mustafa bukan hanya kehilangan hasil panen, tetapi juga ancaman terhadap modal dan keberlangsungan usaha tambaknya.

 

Persoalan ini sebelumnya telah disampaikan kepada kepala desa setempat. Namun hingga Minggu, 30 Agustus 2026, Mustafa mengaku belum mendapatkan penanganan maupun solusi yang nyata.

 

Kondisi tersebut membuat Mustafa meminta Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Pemerintah Aceh tidak tinggal diam. Ia mendesak pemerintah segera turun langsung ke lokasi di Desa Pulo Naleung untuk melihat kondisi sebenarnya, memeriksa dampak pekerjaan proyek terhadap tambaknya, serta memastikan pihak yang bertanggung jawab.

 

“Jangan tunggu sampai kerugian semakin besar. Kami petani kecil hanya ingin usaha kami dilindungi dan kerugian akibat pekerjaan proyek yang berdampak kepada kami mendapat perhatian serta penyelesaian yang adil,” tegas Mustafa.

 

Mustafa berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret sebelum kerugian yang dialaminya semakin besar dan berpotensi menyebabkan gagal panen.

 

Pekerjaan pembangunan dan normalisasi yang menggunakan uang negara seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat, bukan justru meninggalkan kerugian bagi mereka yang menggantungkan hidup dari usaha tersebut

 

Karena itu, transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban. Setiap proyek yang dibiayai uang rakyat harus memiliki identitas yang jelas, pelaksanaan yang dapat dipertanggungjawabkan, serta tidak boleh mengorbankan masyarakat yang terdampak

 

“Pembangunan yang baik bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan, tetapi memastikan tidak ada rakyat yang harus membayar mahal akibat pekerjaan tersebut. Uang negara harus menghadirkan manfaat, bukan meninggalkan masalah.” ( Hendra)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
*Polda Jatim Naikkan Penanganan Perkara Arisan Meow ke Tahap Penyidikan*

admin

13 Okt 2026

  SURABAYA –(teropongnasionalnews) Polda Jawa Timur meningkatkan status penanganan perkara dugaan penipuan dan/atau penggelapan berkedok arisan Meow dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian kegiatan penyelidikan dan gelar perkara. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, kepolisian berkomitmen menangani perkara tersebut secara profesional berdasarkan …

*Kapolda Jatim Lantik Wakapolda Baru dan Pimpin Sertijab Sejumlah Kapolres Jajaran*

admin

13 Okt 2026

  SURABAYA –(teropongnasionalnews) Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin upacara pelantikan Wakapolda Jatim, penyerahan jabatan Irwasda, serta serah terima jabatan sejumlah Kapolres jajaran Polda Jawa Timur di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (12/10/2026).   Jabatan Wakapolda Jatim kini diemban Kombes Pol Feri Handoko Soenarso yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Sumut.   Sementara …

*Kepala BRAN dan Menteri PKP Siapkan Langkah Konkret Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

admin

13 Okt 2026

  Jakarta, (teropongnasionalnews) 13 Oktober 2026 — Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Wisma 2 Mandiri, Selasa (13/10/2026), untuk membahas percepatan penyediaan lahan perumahan dan dukungan reforma agraria.   Pertemuan ini berfokus pada upaya …

*Bahu-Membahu di Ladang Jagung, Jajaran Polresta Malang Kota Bersama Warga Wujudkan Ketahanan Pangan*

admin

13 Okt 2026

  MALANG KOTA –(teropongnasionalnews) Teriknya sengatan matahari sama sekali tidak menyurutkan semangat Kanit Binmas Polsek Kedungkandang Ipda Agus Widodo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Cemorokandang Aiptu Kholil. Dua personel kepolisian ini turun langsung ke ladang untuk membantu warga memanen jagung di kawasan Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (12/10/2026). Aksi nyata ini dilakukan di atas lahan …

*Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba*

admin

13 Okt 2026

  JAKARTA –(teropongnasionalnews) Polri menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.   Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pemberantasan …

Bea Cukai Madura Dituding Tebang Pilih Tangani Rokok Ilegal, Massa: Bongkar Bos Besarnya

M.H

13 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional news.com – Aliansi Lingkar Melati Bersatu (LMB) Kabupaten Pamekasan menilai Bea Cukai Madura tebang pilih dalam menangani peredaran rokok ilegal di Madura.   Penilaian itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Madura. Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Hendra. Selasa (13/10/2026)   Hendra menegaskan, penindakan terhadap rokok ilegal tidak boleh hanya menyasar …

x
x