Pemkot Probolinggo Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial Lewat Rakor Tim Terpadu

M.H 30 Jan 2026 68

Www.Teropongnasionalnews.com

Kanigaran – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, Rabu (28/1), bertempat di Gedung Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo. Rakor rutin bulanan ini menjadi sarana strategis untuk deteksi dini potensi konflik sosial, menyamakan persepsi antar instansi, serta memperkuat sinergi dalam merumuskan langkah pencegahan dan penanganan konflik secara tepat dan berkelanjutan.

 

Rakor dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, serta diikuti para asisten dan staf ahli, kepala OPD, camat dan lurah se-Kota Probolinggo. Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring untuk memastikan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

 

Wali Kota dr. Aminuddin menegaskan bahwa meski kondisi Kota Probolinggo relatif aman dan kondusif, sejumlah potensi kerawanan tetap perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi.

 

“OPD terkait agar melakukan normalisasi selokan, kali, dan saluran air. Camat dan lurah saya minta menggerakkan kerja bakti bersama masyarakat untuk mencegah banjir,” tegasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyinggung Program Kota Probolinggo Bersolek Tahun 2025, meliputi revitalisasi Alun-alun, preservasi Jalan Soekarno Hatta–Panglima Sudirman, pembangunan gerbang utama Pasar Baru, pusat kuliner dan UMKM di GOR A. Yani, serta pelaksanaan car free day.

 

“Saya berharap masyarakat ikut memelihara fasilitas umum dan memanfaatkannya sesuai peruntukan,” ujarnya.

 

Terkait program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), dr. Aminuddin menyampaikan bahwa program berjalan baik dan memberi manfaat bagi perbaikan gizi anak sekolah. Ia menekankan pentingnya menjaga mutu makanan.

 

“Tim pemantau harus memastikan kualitas menu tetap bergizi, sehat, dan higienis, serta distribusinya sesuai standar,” katanya, seraya menegaskan bahwa isu kualitas MBG di media sosial sejauh ini tidak disertai laporan resmi adanya korban.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari menyoroti potensi tindak pidana pencurian, khususnya di wilayah selatan. Ia mendorong peran aktif kelurahan dan kecamatan dalam memberikan edukasi serta informasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan.

 

“Sinkronisasi dan sinergi antara aparat, pemerintah wilayah, dan masyarakat sangat penting agar keresahan bisa disikapi bersama dan diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

 

Menanggapi keresahan masyarakat terkait pencurian hewan ternak, Ina meminta sinergi lintas sektor TNI/Polri dan perangkat daerah, serta mengaktifkan kembali pos kamling sembari menunggu rencana pemasangan CCTV. Ia juga menyampaikan bahwa peningkatan honor RT, RW, dan Linmas diharapkan dapat memotivasi optimalisasi kinerja dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

Kasi Intel Polresta Probolinggo menambahkan, upaya pencegahan pencurian ternak telah dilakukan melalui piket polsek, peran bhabinkamtibmas, serta koordinasi dengan kelurahan dan kecamatan. Namun, keterbatasan saksi dan barang bukti menjadi kendala di lapangan.

 

“Pemasangan CCTV dan PJU di wilayah rawan, terutama perbatasan kota dan kabupaten, menjadi solusi penting, disertai peningkatan patroli,” jelasnya.

 

Dari unsur TNI, perwakilan Kodim 0820 Probolinggo menyampaikan bahwa pencurian dan begal kerap berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Minimnya penerangan jalan, khususnya di wilayah selatan, turut meningkatkan kerawanan. Selain itu, kemacetan di beberapa titik seperti kawasan belakang Eratex juga dinilai berpotensi memicu konflik antar pengguna jalan.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Probolinggo menyampaikan bahwa penerapan KUHP baru memungkinkan sanksi pidana kerja sosial bagi pelanggar hukum, seperti keterlibatan dalam pembersihan sarana dan prasarana milik Pemkot.

 

Menutup rakor, Wali Kota menyatakan akan mencarikan solusi terbaik terkait penerangan jalan serta melakukan pemetaan dan tindak lanjut khusus untuk wilayah rawan konflik sosial. Di era digitalisasi, potensi konflik sosial dapat muncul dari berbagai aspek.

 

“Koordinasi, komunikasi, dan sinergi lintas sektoral bersama masyarakat harus terus diperkuat agar stabilitas keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Kota Probolinggo tetap terjaga,” pungkasnya. (vv/pin/Gik)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Bea Cukai Madura Dituding Tebang Pilih Tangani Rokok Ilegal, Massa: Bongkar Bos Besarnya

M.H

13 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional news.com – Aliansi Lingkar Melati Bersatu (LMB) Kabupaten Pamekasan menilai Bea Cukai Madura tebang pilih dalam menangani peredaran rokok ilegal di Madura.   Penilaian itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Madura. Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Hendra. Selasa (13/10/2026)   Hendra menegaskan, penindakan terhadap rokok ilegal tidak boleh hanya menyasar …

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

M.H

13 Okt 2026

Setiap kepemimpinan baru selalu membawa harapan dan optimistisme yang kuat. Demikian halnya dengan kehadiran pemimpin baru di institusi Polri saat ini. Asa publik begitu besar diberikan kepada Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.   Meski begitu, seperti dua sisi mata uang, setiap ekspektasi selalu ada rintangan yang hadir berdampingan.   Tantangan besar itu, utamanya …

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1,1 Kg Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan

M.H

13 Okt 2026

KAPUAS HULU, – Kegiatan pembinaan teritorial (binter) berupa komunikasi sosial (komsos) serta edukasi hukum yang dilakukan personel Pos Mentari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala kembali membuahkan hasil yang positif. Satgas Pamtas menerima penyerahan secara sukarela 1,1 (satu koma satu) Kg sisik trenggiling dari seorang warga berinisial A di wilayah perbatasan. Kegiatan penyerahan tersebut berlangsung di …

GEBRAKAN KAPOLRI PEREDARAN NARKOBOY JADI TARGET UTAMA

M.H

13 Okt 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar operasi pemberantasan narkotika secara serentak di sejumlah wilayah Tanah Air. Langkah masif ini menjadi implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto pascapelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus …

Anggota DPR Nilai Wajar Kapolri Jenderal Suyudi Rombak Pejabat Polri

M.H

13 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, menilai wajar jika Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merombak sejumlah pejabat internal Polri, khususnya posisi Kapolda di beberapa wilayah.   Perombakan tersebut dinilai sangat diperlukan dalam rangka menjaga efektivitas kerja dan memastikan berjalannya regenerasi di dalam tubuh organisasi kepolisian.   “Penempatan personel pada jabatan-jabatan …

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Komitmen Perintah Presiden Menginstruksikan Penindakan Tegas dan Respons Cepat Terhadap Kejahatan Ekstraordinari

M.H

13 Okt 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar operasi pemberantasan narkotika secara serentak di sejumlah wilayah Tanah Air. Langkah masif ini menjadi implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto pascapelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus …

x
x