Dugaan Pungli di SDN 1 Sampang Turus jadi sorotan kemanakah Dana Bos diperuntukkan

admin 01 Feb 2026 82

 

 

​TANGGAMUS -(teropongnasionalnews)

Dunia pendidikan di Kabupaten Tanggamus kembali tercoreng lagi lagi dugaan pungli terjadi lagi Di SDN 1 Sampang Turus, Kecamatan Wonosobo, aroma tidak sedap dari dugaan pungutan liar (pungli) mulai menguap ke permukaan. Selama dua tahun terakhir, wali murid dipaksa menelan pil pahit berupa iuran sebesar Rp 50.000 per siswa—sebuah angka yang mungkin kecil bagi pejabat, namun mencekik bagi mereka yang mengadu nasib di garis kemiskinan.

 

​Jurus “Cuci Tangan” dan Amnesia Selektif

Ketika pewarta mencoba menyingkap tabir ini, sang Kepala Sekolah justru mempertontonkan kemahiran dalam bersilat lidah. Alih-alih memberikan jawaban transparan, ia memilih memerankan lakon amnesia selektif.

 

​”Waalaikum salam, dana apa ya? Saya tidak maksud,” tulisnya melalui pesan singkat, seolah-olah iuran puluhan ribu tersebut hanyalah dongeng pengantar tidur.

 

​Pertanyaan kritis awak media mengenai rincian penggunaan dana, bukti persetujuan tertulis dari Dinas Pendidikan, hingga laporan pertanggungjawaban, dijawab dengan “jurus” klasik melempar tanggung jawab. Sang Kepala Sekolah berlindung di balik punggung Komite Sekolah.

 

​”Agar lebih jelas silahkan datang ke sekolah, karena pihak sekolah tidak pernah memungut dana tersebut, kecuali komite atas kesepakatan mereka,” tambahnya dengan nada menghindar yang kental. Sebuah pola lama: sekolah mencuci tangan, dan Komite dijadikan tumbal atas kebijakan yang menjerat leher wali murid.

 

​Ironi di Balik Guyuran Anggaran Pemerintah

Padahal, jika kita menilik data, SDN 1 Sampang Turus bukanlah institusi yang kekurangan subsidi. Pada tahun 2024, sekolah ini tercatat menerima suntikan Dana BOS sebesar Rp 92.700.000 untuk 103 siswa. Angka ini bahkan merangkak naik pada tahun 2025 menjadi Rp 94.500.000 seiring bertambahnya jumlah siswa menjadi 105 orang.

 

​Mari kita bedah anggaran yang tampak “mewah” di atas kertas namun kontras dengan adanya pungutan tambahan:

• ​Pemeliharaan Sarana: Pada 2024 dianggarkan Rp 12,9 juta dan melonjak menjadi Rp 18,4 juta pada 2025. Jika anggaran fisik sebesar itu tersedia, lantas iuran Rp 50.000 dari wali murid itu lari ke lubang mana?

• ​Pengembangan Perpustakaan: Puluhan juta rupiah digelontorkan (Rp 13,5 juta pada 2024 dan Rp 10,2 juta pada 2025).

• ​Pembayaran Honor: Alokasi stabil di angka Rp 22 juta hingga Rp 24 juta per tahun.

 

​Menabrak Tembok Aturan

Praktik ini bukan sekadar masalah etika, melainkan pembangkangan terhadap hukum. Merujuk pada Permendikbud RI Nomor 75 Tahun 2016 Pasal 1 angka 4, pungutan adalah penarikan uang yang bersifat wajib dan mengikat. Namun, pada Pasal 12 huruf (b), aturan tersebut dengan tegas mengharamkan Komite Sekolah, baik perorangan maupun kolektif, untuk memungut uang dari orang tua siswa.

 

​Tak berhenti sampai di sini, para pemburu berita akan terus melakukan investigasi mendalam guna mengumpulkan data dan keterangan tambahan dari berbagai sumber otoritas lainnya. Tabir gelap ini harus dibuka lebar-lebar demi tegaknya keadilan di dunia pendidikan.(Tim)

 

​Catatan Redaksi:

Pihak redaksi selalu membuka ruang seluas-luasnya kepada pihak-pihak terkait untuk memberikan hak jawab serta klarifikasi lebih lanjut sesuai dengan amanat Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
*Polda Jatim Naikkan Penanganan Perkara Arisan Meow ke Tahap Penyidikan*

admin

13 Okt 2026

  SURABAYA –(teropongnasionalnews) Polda Jawa Timur meningkatkan status penanganan perkara dugaan penipuan dan/atau penggelapan berkedok arisan Meow dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian kegiatan penyelidikan dan gelar perkara. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, kepolisian berkomitmen menangani perkara tersebut secara profesional berdasarkan …

*Kapolda Jatim Lantik Wakapolda Baru dan Pimpin Sertijab Sejumlah Kapolres Jajaran*

admin

13 Okt 2026

  SURABAYA –(teropongnasionalnews) Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin upacara pelantikan Wakapolda Jatim, penyerahan jabatan Irwasda, serta serah terima jabatan sejumlah Kapolres jajaran Polda Jawa Timur di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (12/10/2026).   Jabatan Wakapolda Jatim kini diemban Kombes Pol Feri Handoko Soenarso yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Sumut.   Sementara …

*Kepala BRAN dan Menteri PKP Siapkan Langkah Konkret Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

admin

13 Okt 2026

  Jakarta, (teropongnasionalnews) 13 Oktober 2026 — Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Wisma 2 Mandiri, Selasa (13/10/2026), untuk membahas percepatan penyediaan lahan perumahan dan dukungan reforma agraria.   Pertemuan ini berfokus pada upaya …

*Bahu-Membahu di Ladang Jagung, Jajaran Polresta Malang Kota Bersama Warga Wujudkan Ketahanan Pangan*

admin

13 Okt 2026

  MALANG KOTA –(teropongnasionalnews) Teriknya sengatan matahari sama sekali tidak menyurutkan semangat Kanit Binmas Polsek Kedungkandang Ipda Agus Widodo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Cemorokandang Aiptu Kholil. Dua personel kepolisian ini turun langsung ke ladang untuk membantu warga memanen jagung di kawasan Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (12/10/2026). Aksi nyata ini dilakukan di atas lahan …

*Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba*

admin

13 Okt 2026

  JAKARTA –(teropongnasionalnews) Polri menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.   Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pemberantasan …

Bea Cukai Madura Dituding Tebang Pilih Tangani Rokok Ilegal, Massa: Bongkar Bos Besarnya

M.H

13 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional news.com – Aliansi Lingkar Melati Bersatu (LMB) Kabupaten Pamekasan menilai Bea Cukai Madura tebang pilih dalam menangani peredaran rokok ilegal di Madura.   Penilaian itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Madura. Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Hendra. Selasa (13/10/2026)   Hendra menegaskan, penindakan terhadap rokok ilegal tidak boleh hanya menyasar …

x
x