Dana Desa Tidak Kunjung  Cair ,BPD Desa Ramban Kulon Mandul!!!

admin 27 Apr 2025 82

 

Bondowoso, Teropongnasionalnews.com – Dana Desa (DD) Tahap 1 Tahun anggaran 2025 dikabupaten Bondowoso sudah dicairkan, namun begitu beberapa desa belum di cairkan DDnya, misalnya di Kecamatan Cermee terdapat 3 Desa dari 15 Desa yang belum dicairkan. Dwi Purnomo Camat Cermee yang dihubungi melalui WhatsAppnya membenarkan bahwa di Kecamatan Cermee masih ada 3 Desa yang belum cair DDnya, dikarenakan masih ada persyaratan-persyaratan administratif yang harus diperbaiki, tapi posisinya saat ini dokuemen persyaratan administratif tersebut sudah diperbaiki dan memenuhi persyaratan adminstratif pencairan. Dokumen administrasi tersebut sebagai syarat pencairan sudah diserahkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan tinggal menunggu verfikiasi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Berdasarkan investigasi dilapangan, 3 Desa yang belum dicairkan DDnya diantaranya Desa Ramban Kulon, Desa Suling Wetan dan Desa Palalangan. Kades Ramban Kulon Ahmad Tohir Yudianson ketika dikonfirmasi melalui WhatsAppnya membenarkan kalau DD Tahap 1 belum cair, demikian juga Kades Palalangan Ahmad Fauzen yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya juga menyatakan belum cair karena masih melengkapi berkas pencairan, sementara kades Suling Wetan Ahmad Halil yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya tidak merespon.

Rawi Ketua Badan Permusyawaran Desa (BPD) Ramban Kulon ketika di konfirmasi di kediamannya, mengatakan bahwa dokumen pencairan DD Tahap 1 Ramban kulon sudah lengkap tinggal menunggu verifikasi, namun begitu secara aturan, pencairannya harus dibarengkan dengan 2 desa lainnya yang juga belum cair yaitu Desa Palalangan dan Desa Suling Wetan. Jika 2 Desa tersebut belum lengkap dokumen pencairannya maka DD Ramban Kulon belum bisa dicairkan. Hal senada juga disampaikan oleh Abdus Shomad anggota BPD Ramban kulon yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya.

Saat dikonfirmasi apakah BPD Ramban Kulon pernah mengadakan rapat untuk merumuskan sebuah sikap secara kelembagaan terhadap belum cairnya DD Ramban Kulon Tahap 1, Rawi Ketua BPD menyampaikan bahwa untuk apa rapat karena informasi dari Kades Ramban Kulon berkas Dokumen pencairan sudah lengkap dan hanya tinggal menunggu verfikasi serta menunggu kelengkapan berkas dokumen pencairan 2 desa lainnya. Abdus Shomad anggota BPD ketika di konfirmasi mengatakan kita sudah koordinasi langsung dengan Pak eko kasi pemerintahan kecamatan Cermee dan pendamping desa, kalau pencairan DD Ramban kulon terkendala oleh berkas administrasi pencairan 2 Desa yang belum lengkap. Tolak Zaid anggota BPD lainnya yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya menyatakan BPD belum pernah mengadakan rapat. Imron Fatoni anggota BPD yang didatangi kerumahnya juga menyampaikan BPD belum pernah mengadakan rapat, bahkan Imron sering mendesak Ketua dan Anggota BPD lainnya untuk mengadakan rapat tapi tidak respon. Upaya imron untuk mendesak Ketua dan Anggota BPD lainnya agar mengadakan rapat, dilakukan komunikasi melalui WhatsApp Group BPD, WhatsApp pribadi dan di datangi kerumahnya. Sementara ke 5 Anggota BPD Ramban Kulon lainnya seperti Ulfa Yunita, Zainul Hasan, Mutoyo, Lutfiah dan Feri tidak memberikan respon saat dikonfirmasi melalui WhatsAppnya.

BPD yang sifatnya kolektif kolegeal seharusnya menyikapi secara kelembagaan terhadap setiap persoalan pemerintahan desa seperti tidak cairnya DD agar pembangunan Desa tetap bisa berjalan dan BPD tidak boleh menyikapi persoalan pemerintahan desa secara personal. Dengan kondisi BPD begitu dapat dikatakan BPD secara kelembagaan mandul karena BPD secara kelembagaan tidak mampu melaksankan fungsi dan kewajibannya. Salah satu fungsi dan kewajiban BPD adalah melakukan kontrol terhadap implementasi kebijakan desa, Anggaran dan Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

DD Tahap 1 Tahun 2025 pada 3 Desa di Kecamtan Cermee memang belum cair, tapi berdasarkan informsi yang beredar bahwa anggaran yang bersumber dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2024, sudah dicairkan. Dwi Purnomo Camat Cermee ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Dana SILPA bisa dicairkan apabila APBDes telah ditetapkan. Kemudian ketika di konfirmasi apakah SILPA tahun 2024 desa Ramban Kulon sudah dicairkan, camat menyampaikan silahkan bisa dikonfirmasi langsung ke kades Ramban Kulon. Sementara kades ramban kulon ketika di konfirmasi melalui WhatsAppnya tidak memberikan respon. Jika SILPA tahun 2024 sudah dicairkan, maka pekerjaan tahun 2025 seharusnya sudah ada progress(Bambang)

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!

Admin

15 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Usut tuntas dugaan korupsi ATR/BPN, bongkar jaringan oligarki dan mafia tanah, selamatkan hak rakyat! Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026 Kami mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaksana di lapangan, tetapi harus menelusuri dugaan jaringan oligarki, mafia tanah, pemilik modal, pengembang properti, …

Polsek Metro Tamansari Amankan Dua Wanita Terkait Kepemilikan Obat Keras Tanpa Izin Edar

Admin

15 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Jakarta Barat, Jajaran Polsek Metro Tamansari mengamankan dua perempuan terkait temuan sejumlah obat keras yang diduga tidak memiliki izin edar saat melaksanakan operasi kepolisian di Jalan Tamansari Raya, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (14/10/2026) dini hari.   Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pil Tramadol, Trihexyphenidyl, dan Hexymer yang dibawa oleh kedua perempuan tersebut. …

TMMD ke-130/2026 Sasar Lumbung Pangan Pamekasan Berlangsung di Balai Desa Jarin

Admin

15 Okt 2026

Pamekasan//teropongnasional.news.com- Kegiatan penyuluhan pertanian dalam rangkaian TMMD ke-130 tahun 2026 Kodim 0826/Pamekasan berlangsung di Balai Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Kamis (15/10/2026).   Penyuluhan bertema ‘Meningkatkan Pengetahuan Menuju Pertanian Maju dan Sejahtera’ ini menyasar warga Desa Jarin yang 95 persen berprofesi sebagai petani.   Bersama Pemerintah Desa Jarin, kegiatan tersebut menghadirkan Kabid Penyuluhan Pertanian …

*BRAN dan ATR/BPN Satukan Langkah, Perjelas Kewenangan agar Reforma Agraria Segera Melayani Rakyat*

admin

15 Okt 2026

  Jakarta, (teropongnasionalnews) 14 Oktober 2026 — Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) mempercepat penataan organisasi dan tata kerja melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembagian kewenangan yang jelas, mencegah tumpang tindih tugas, dan mempercepat pelaksanaan reforma agraria yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.   …

*Kapolri Silaturahmi dengan Habib Umar bin Hafidz, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri*

admin

15 Okt 2026

  JAKARTA –(teropongnasionalnews) Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. bersilaturahmi dengan ulama Habib Umar bin Hafidz di Masjid Al Ikhlas, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara ulama dan Polri dalam memperkuat nilai keimanan, menjaga persatuan, serta mendukung terciptanya keamanan dan kedamaian di tengah …

*IPW Dorong Kapolri Suyudi Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Reformasi Internal Polri*

admin

15 Okt 2026

  JAKARTA –(teropongnasionalnews) Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memperkuat pemberantasan narkoba sekaligus melanjutkan pembenahan internal Polri. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat pengawasan, serta menghadirkan pelayanan publik yang adil, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.   Ketua IPW menilai pemberantasan narkoba perlu menjadi salah satu …

x
x