Bireuen Sedang Tak Baik-Baik Saja, Tumpukan Sampah Menghantui Warga

admin 24 Sep 2026 29

 

BIREUEN, Teropongnasionalnews

Kabupaten Bireuen, Dibawah Kepemimpinam Bupati Ir.H.Mukhlis, ST sedang tidak baik-baik saja. Tumpukan sampah yang telah menghiasi sejumlah sudut pusat Kota Juang selama tiga hari terakhir bukan lagi sekadar persoalan pemandangan yang tidak sedap dipandang, tetapi mulai menjadi keresahan warga dan ancaman terhadap kenyamanan serta kebersihan lingkungan.

 

Di tengah aktivitas masyarakat yang terus berjalan, sampah justru menumpuk tanpa kepastian kapan akan diangkut. Kondisi ini menjadi ironi, terlebih masyarakat, pemilik toko, hingga pedagang kaki lima (PKL) setiap bulannya dikenakan retribusi pelayanan persampahan.

 

Pertanyaan sederhana pun muncul: ketika masyarakat telah memenuhi kewajibannya membayar retribusi, mengapa hak mereka untuk menikmati lingkungan yang bersih dan sehat justru belum terpenuhi secara maksimal?

 

Bau menyengat mulai tercium di sejumlah permukiman. Lalat berukuran besar beterbangan di sekitar tumpukan sampah dan mengganggu aktivitas warga. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, persoalan yang semula berkaitan dengan kebersihan berpotensi berkembang menjadi persoalan kesehatan masyarakat.

 

Yang lebih memprihatinkan, tumpukan sampah tidak hanya terlihat di ruas-ruas jalan utama Kota Juang. Sampah juga ditemukan di sejumlah lorong dan lingkungan permukiman warga.

 

Ironisnya lagi, tumpukan sampah terlihat di sekitar lingkungan UPTD SD Negeri yang berada di kawasan pusat kota. Di tempat tersebut, para siswa sedang menuntut ilmu dan membangun masa depan mereka.

 

Pertanyaannya, nilai apa yang sedang kita wariskan kepada generasi penerus ketika lingkungan tempat mereka belajar justru dibiarkan dikepung sampah?

 

Sekolah semestinya menjadi ruang yang bersih, sehat, dan nyaman bagi anak-anak untuk menimba ilmu. Sebab, pendidikan bukan hanya tentang apa yang disampaikan guru di dalam kelas, tetapi juga tentang apa yang dilihat dan dirasakan peserta didik di lingkungan sekitarnya.

 

Sementara itu, Sekretaris DLHK Kabupaten Bireuen, Safrizal, S.T., didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kabupaten Bireuen, Julfrizal, S.T., saat ditemui media ini menjelaskan bahwa kondisi anggaran DLHK saat ini sangat terbatas.

 

Menurutnya, pihak DLHK sedang mencari langkah untuk mengoptimalkan rute pengangkutan sampah agar anggaran yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan operasional, termasuk biaya pekerja dan transportasi.

 

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah di Bireuen bukan semata-mata persoalan teknis pengangkutan, melainkan juga berkaitan dengan kemampuan pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan.

 

Namun, keterbatasan anggaran tidak boleh membuat persoalan kebersihan kehilangan perhatian.

 

Sampah yang dibiarkan menumpuk tidak pernah mengenal istilah defisit anggaran. Ia terus membusuk, mengeluarkan bau, mengundang lalat, dan perlahan menggerus kenyamanan masyarakat.

 

Di sisi lain, muncul dugaan di tengah masyarakat bahwa keterbatasan biaya operasional, termasuk ketersediaan bahan bakar, turut menyebabkan sejumlah armada pengangkut sampah tidak beroperasi secara optimal. Dugaan tersebut tentu perlu mendapat penjelasan dan klarifikasi dari pihak terkait agar masyarakat memperoleh informasi yang terang dan tidak berspekulasi.

 

Pemerintah Kabupaten Bireuen perlu segera mencari jalan keluar. Sebab, kebersihan kota bukan kemewahan, melainkan bagian dari hak dasar masyarakat untuk hidup dalam lingkungan yang sehat dan layak.

 

Masyarakat mungkin tidak menuntut sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya ingin jalan yang bersih, lorong yang tidak dipenuhi sampah, lingkungan yang tidak berbau, dan anak-anak mereka dapat belajar tanpa harus berdampingan dengan tumpukan sampah.

 

Bireuen adalah rumah kita bersama. Jika rumah sendiri dibiarkan kotor, lalu kepada siapa kita berharap untuk membersihkannya?

 

Kota yang maju bukan hanya dibangun dengan gedung dan jalan yang megah. Kemajuan juga tercermin dari bagaimana pemerintah menjaga kebersihan, kesehatan, dan martabat warganya.

 

Karena pada akhirnya, sampah yang menumpuk bukan hanya meninggalkan bau. Ia juga meninggalkan pertanyaan: sejauh mana kita benar-benar peduli terhadap kota dan masyarakat yang kita layani? (Hendra)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
*Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba*

admin

13 Okt 2026

  JAKARTA –(teropongnasionalnews) Polri menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.   Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pemberantasan …

Bea Cukai Madura Dituding Tebang Pilih Tangani Rokok Ilegal, Massa: Bongkar Bos Besarnya

M.H

13 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional news.com – Aliansi Lingkar Melati Bersatu (LMB) Kabupaten Pamekasan menilai Bea Cukai Madura tebang pilih dalam menangani peredaran rokok ilegal di Madura.   Penilaian itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Madura. Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Hendra. Selasa (13/10/2026)   Hendra menegaskan, penindakan terhadap rokok ilegal tidak boleh hanya menyasar …

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

M.H

13 Okt 2026

Setiap kepemimpinan baru selalu membawa harapan dan optimistisme yang kuat. Demikian halnya dengan kehadiran pemimpin baru di institusi Polri saat ini. Asa publik begitu besar diberikan kepada Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.   Meski begitu, seperti dua sisi mata uang, setiap ekspektasi selalu ada rintangan yang hadir berdampingan.   Tantangan besar itu, utamanya …

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1,1 Kg Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan

M.H

13 Okt 2026

KAPUAS HULU, – Kegiatan pembinaan teritorial (binter) berupa komunikasi sosial (komsos) serta edukasi hukum yang dilakukan personel Pos Mentari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala kembali membuahkan hasil yang positif. Satgas Pamtas menerima penyerahan secara sukarela 1,1 (satu koma satu) Kg sisik trenggiling dari seorang warga berinisial A di wilayah perbatasan. Kegiatan penyerahan tersebut berlangsung di …

GEBRAKAN KAPOLRI PEREDARAN NARKOBOY JADI TARGET UTAMA

M.H

13 Okt 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar operasi pemberantasan narkotika secara serentak di sejumlah wilayah Tanah Air. Langkah masif ini menjadi implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto pascapelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus …

Anggota DPR Nilai Wajar Kapolri Jenderal Suyudi Rombak Pejabat Polri

M.H

13 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, menilai wajar jika Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merombak sejumlah pejabat internal Polri, khususnya posisi Kapolda di beberapa wilayah.   Perombakan tersebut dinilai sangat diperlukan dalam rangka menjaga efektivitas kerja dan memastikan berjalannya regenerasi di dalam tubuh organisasi kepolisian.   “Penempatan personel pada jabatan-jabatan …

x
x