Ajari Petani Buat Pestisida Jadam Sulfur, BPP Krucil Dorong Pertanian Ramah Lingkungan

M.H 14 Jan 2026 42

Teropong Nasional News.Com

KRUCIL – Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), khususnya yang disebabkan oleh cendawan, masih menjadi tantangan serius bagi petani dalam kegiatan budidaya tanaman. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Krucil menginisiasi pelatihan pembuatan pestisida ramah lingkungan berbahan Jadam Sulfur bagi petani penggiat pertanian organik.

 

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman BPP Kecamatan Krucil, Selasa (13/1/2026) dan diikuti oleh petani Krucil bersama tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Krucil. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Perkebunan dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya.

 

POPT Perkebunan BBPPTP Surabaya Ika Ratmawati mengatakan Jadam Sulfur merupakan salah satu jenis pestisida atau fungisida ramah lingkungan yang berbahan dasar belerang. Pestisida ini dinilai efektif dalam mengendalikan serangan hama dan penyakit tanaman, khususnya yang disebabkan oleh cendawan.

 

“Jadam Sulfur adalah pestisida ramah lingkungan berbahan dasar belerang yang memiliki fungsi utama sebagai pengendali hama dan penyakit tanaman, terutama penyakit yang disebabkan oleh jamur atau cendawan,” katanya.

 

Ia memaparkan secara teknis proses pembuatan Jadam Sulfur yang relatif mudah dan dapat dilakukan oleh petani secara mandiri. Bahan yang digunakan antara lain belerang sebanyak 1 kilogram, soda api 800 gram, garam krosok 50 gram serta air sebanyak 5 liter.

 

“Semua bahan dicampur menjadi satu dan diaduk menggunakan batang pengaduk hingga tercampur rata. Setelah itu wadah ditutup dan didiamkan selama kurang lebih 24 jam hingga larutan menjadi dingin,” terangnya.

 

Ika juga mengingatkan bahwa proses pembuatan Jadam Sulfur sebaiknya dilakukan di luar ruangan demi keamanan. “Untuk penggunaannya, larutan Jadam Sulfur yang telah jadi dicampurkan ke dalam air dengan dosis 2 mililiter per liter air. Kemudian disemprotkan langsung ke tanaman yang membutuhkan pengendalian,” tambahnya.

 

Sementara Koordinator BPP Kecamatan Krucil Agus Styagung menyambut baik antusiasme petani dalam mengikuti kegiatan tersebut. Pembuatan Jadam Sulfur menjadi solusi alternatif yang efektif dan ramah lingkungan dalam pengendalian OPT.

 

“Kegiatan pembuatan Jadam Sulfur ini kami harapkan bisa menjadi solusi alternatif bagi petani dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Selain efektif menekan serangan OPT, bahan ini juga ramah lingkungan dan mudah terurai,” ujarnya.

 

Agus menambahkan pendekatan pengendalian hama berbasis pertanian ramah lingkungan akan menjadi prioritas dalam sistem budidaya pertanian ke depan, khususnya di wilayah Kecamatan Krucil.

 

“Keberlanjutan dalam menjawab tantangan serangan OPT dengan pengendalian berbasis pertanian ramah lingkungan akan menjadi prioritas utama. Kantor BPP Krucil siap memfasilitasi kebutuhan petani dalam pengembangan pertanian yang berkelanjutan,” tegasnya.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan petani di Kecamatan Krucil semakin mandiri dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman, sekaligus mampu mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, demi mewujudkan pertanian yang sehat, berkelanjutan dan ramah lingkungan.(Sufa’at)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Bea Cukai Madura Dituding Tebang Pilih Tangani Rokok Ilegal, Massa: Bongkar Bos Besarnya

M.H

13 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional news.com – Aliansi Lingkar Melati Bersatu (LMB) Kabupaten Pamekasan menilai Bea Cukai Madura tebang pilih dalam menangani peredaran rokok ilegal di Madura.   Penilaian itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Madura. Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Hendra. Selasa (13/10/2026)   Hendra menegaskan, penindakan terhadap rokok ilegal tidak boleh hanya menyasar …

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

M.H

13 Okt 2026

Setiap kepemimpinan baru selalu membawa harapan dan optimistisme yang kuat. Demikian halnya dengan kehadiran pemimpin baru di institusi Polri saat ini. Asa publik begitu besar diberikan kepada Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.   Meski begitu, seperti dua sisi mata uang, setiap ekspektasi selalu ada rintangan yang hadir berdampingan.   Tantangan besar itu, utamanya …

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1,1 Kg Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan

M.H

13 Okt 2026

KAPUAS HULU, – Kegiatan pembinaan teritorial (binter) berupa komunikasi sosial (komsos) serta edukasi hukum yang dilakukan personel Pos Mentari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala kembali membuahkan hasil yang positif. Satgas Pamtas menerima penyerahan secara sukarela 1,1 (satu koma satu) Kg sisik trenggiling dari seorang warga berinisial A di wilayah perbatasan. Kegiatan penyerahan tersebut berlangsung di …

GEBRAKAN KAPOLRI PEREDARAN NARKOBOY JADI TARGET UTAMA

M.H

13 Okt 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar operasi pemberantasan narkotika secara serentak di sejumlah wilayah Tanah Air. Langkah masif ini menjadi implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto pascapelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus …

Anggota DPR Nilai Wajar Kapolri Jenderal Suyudi Rombak Pejabat Polri

M.H

13 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, menilai wajar jika Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merombak sejumlah pejabat internal Polri, khususnya posisi Kapolda di beberapa wilayah.   Perombakan tersebut dinilai sangat diperlukan dalam rangka menjaga efektivitas kerja dan memastikan berjalannya regenerasi di dalam tubuh organisasi kepolisian.   “Penempatan personel pada jabatan-jabatan …

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Komitmen Perintah Presiden Menginstruksikan Penindakan Tegas dan Respons Cepat Terhadap Kejahatan Ekstraordinari

M.H

13 Okt 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar operasi pemberantasan narkotika secara serentak di sejumlah wilayah Tanah Air. Langkah masif ini menjadi implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto pascapelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus …

x
x