Dapur Gizi Tanggamus: Antara Bau Limbah Dan efek limbah bagi masarakat serta lingkungan Taji Satgas Yang Tumpul jadi sorotan

admin 22 Feb 2026 54

 

 

TANGGAMUS –(teropongnasionalnews)

Ada yang janggal dalam aroma masakan di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Kabupaten Tanggamus belakangan ini. Bukan sekadar aroma amis limbah yang menusuk hidung warga di Gunung Tetang, Pariaman hingga Sukanegara, melainkan aroma “amis” birokrasi yang seolah enggan menyentuh akar hukum yang sebenarnya.

 

​Monitoring Tim Satgas MBG pada Rabu (18/02/2026) mengungkap tabir busuk: dapur-dapur raksasa ini beroperasi tanpa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang layak. Namun, alih-alih memberikan sanksi yang bikin jera, Satgas justru tampil bak “pembimbing rohani” dengan hanya memberikan tenggat waktu 60 hari. Ada apa dengan Satgas MBG Tanggamus?

 

​Sanksi “Kaleng-Kaleng” di Tengah Kepungan UU PPLH

 

​Satgas seolah lupa—atau mungkin sengaja amnesia—bahwa membuang limbah tanpa olahan bukan sekadar pelanggaran etika, tapi kejahatan lingkungan. Berdasarkan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, siapa pun yang membuang limbah tanpa izin dan mencemari lingkungan bisa diseret ke ranah pidana.

 

​Namun, mengapa Satgas hanya bermain di ranah administratif yang “lembut”? Mengapa ancaman pemotongan insentif Rp6.000.000 per hari dan penutupan operasional sesuai SOP Badan Gizi Nasional (BGN) tidak langsung diketuk palu saat temuan itu nyata di depan mata? Apakah aturan hanya tajam ke bawah, namun mendadak tumpul saat berhadapan dengan pengusaha mitra?

 

​Siapa di Balik Layar? Aroma Legislator dan “Main Mata”

 

​Publik mulai bertanya-tanya: mungkinkah kelembutan Satgas ini adalah bentuk “hormat” kepada sosok di balik kepemilikan SPPG tersebut? Desas-desus di lapangan menyebut adanya keterlibatan anggota legislator dalam lingkaran kemitraan ini. Jika benar, maka wajar saja jika Satgas tampak “ewuh pakewuh” (sungkan) untuk bertindak garang.

 

​Apakah Program Makan Bergizi Gratis ini telah berubah menjadi bancakan politik? Di mana regulasi ditekuk demi mengamankan pundi-pundi sang pemilik kuasa?

 

• ​Jika Pemilik adalah Rakyat Biasa: Mungkin dapur sudah disegel garis polisi lingkungan sejak hari pertama.

• ​Jika Pemilik adalah “Orang Kuat”: Hukum mendadak menjadi sangat kompromis, penuh negosiasi, dan dicarikan celah “pembinaan”.

 

​Menunggu Nyali Satgas: 60 Hari atau Selamanya?

 

​Memberikan waktu 60 hari untuk membangun IPAL sementara limbah terus mengalir ke siring warga adalah bentuk pembiaran terhadap perusakan lingkungan. Merujuk pada Kepmenkes No. 1204/Menkes/SK/X/2004, standar sanitasi adalah harga mati yang tidak bisa ditunda demi alasan teknis.

 

​Jika Satgas tidak segera merujuk pada regulasi yang lebih tinggi dan memberikan sanksi yang nyata—bukan sekadar catatan di atas kertas—maka publik patut curiga bahwa monitoring kemarin hanyalah “sandiwara formalitas”.

 

​Rakyat Tanggamus tidak butuh janji manis di atas piring gizi jika tanah dan air mereka harus diracuni oleh ego para pemilik modal yang berlindung di balik lencana legislator. Satgas, tunjukkan taji Anda, atau biarkan publik mencatat siapa saja yang “bermain mata” dengan masa depan lingkungan kita.(Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
IDI Cabang Bireuen Lantik Pengurus Periode 2026–2029

admin

11 Okt 2026

  BIREUEN, Teropongnasionalnews Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen resmi melantik pengurus periode 2026–2029 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Fajar Bireuen, Sabtu (10/10/2026). Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., serta jajaran pengurus IDI Provinsi Aceh dan para tenaga medis. Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan selempang oleh Ketua IDI …

Toet Budee Trieng Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Peserta Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan

admin

11 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Puluhan grup dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam perlombaan tradisional Toet Budee Trieng untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan sepak bola Desa Paya Kareung, Sabtu (10/10/2026).   Sejak perlombaan dimulai, setiap grup peserta berupaya menampilkan dentuman suara meriam bambu yang …

Polres Bireuen Musnahkan Sabu dan Ganja, Selamatkan Puluhan Ribu Jiwa dari Bahaya Narkotika

admin

06 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja sebagai bentuk komitmen tegas dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Bireuen.   Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Kasat Resnarkoba Polres Bireuen AKP …

Kapolres Bireuen Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Houl Dayah ke-21

admin

05 Okt 2026

  BIREUEN, Teropongnasionalnews Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Houl Dayah ke-21 yang diselenggarakan di Pesantren Istiqamatuddin Babul Jannah, Desa Cot Keumude, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Minggu (4/10/2026).   Kehadiran Kapolres Bireuen disambut hangat oleh keluarga besar Pesantren Istiqamatuddin Babul Jannah. Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai …

Gerakan Bersih-Bersih Hutan Bakau di Pantai Sidakarya

admin

05 Okt 2026

  DENPASAR, BALI —(teropongnasionalnews) Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali akan menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan di kawasan hutan bakau Pantai Sidakarya, Denpasar, pada Minggu, 4 Oktober 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari “Gerakan Kukul PKK dan Posyandu” dan dilaksanakan dengan menggandeng Yayasan Sungai Watch.   Berdasarkan surat resmi TP PKK Provinsi Bali …

Peringatan HUT ke-27 Bireuen Semarak, Digelar di Berapa Titik Lokasi dan Diwarnai Puluhan Agenda Kegiatan

admin

03 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen yang akan berlangsung pada 12 Oktober 2026, Pemerintah Kabupaten Bireuen telah menyiapkan rangkaian kegiatan yang sarat dengan semangat kebersamaan, kreativitas, olahraga, seni, budaya, serta pemberdayaan masyarakat.   Beragam kegiatan tersebut akan dilaksanakan di empat titik lokasi utama dan diwarnai puluhan agenda …

x
x