Dugaan penguasaan Dana Bumdes untuk kepentingan pribadi,Tim media akan laporkan kepala pekon sukabanjar cukuh balak ke aparat penegak hukum (APH)

admin 07 Mar 2026 138

 

TANGGAMUS –(teropongnasionalnews)

Ironi besar terjadi di Kepulauan Pulau Tabuan. Dana ketahanan pangan BUMDes Suka Banjar senilai Rp142 juta tampil ‘gemuk’ dan sempurna secara administratif, namun ‘kurus gering’ tanpa wujud fisik di lapangan. Di tengah penderitaan warga wilayah 3T, sang Kepala Pekon Suka Banjar, Salman, justru diduga sedang menikmati ‘gurihnya’ aliran dana yang ia kuasai secara sepihak untuk kepentingan pribadi.

​Isolasi Geografis: Tameng Manipulasi Data

​Pekon Suka Banjar bukanlah wilayah yang mudah dijamah. Sebagai satu dari empat pekon yang terisolasi di gugusan Kepulauan Pulau Tabuan, wilayah ini menyandang status daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Namun, alih-alih menjadi alasan untuk pengabdian yang lebih tulus, kondisi geografis ini diduga kuat dimanfaatkan oleh Salman sebagai tameng untuk memanipulasi data dan menyumbat keran informasi kepada warganya sendiri.

​Di pulau yang jauh dari jangkauan pengawasan ketat daratan pusat kabupaten, informasi menjadi barang mewah yang mudah dipelintir. Sang Kepala Pekon seolah merasa memiliki “kerajaan kecil” yang aman dari endusan hukum, menganggap jarak tempuh laut yang jauh akan meredam jeritan warga terkait raibnya dana ketahanan pangan tahun 2025 tersebut.

​Aktor Figuran dan Rekening yang “Mampir”

​Skema yang dijalankan terbilang rapi namun sangat telanjang. Pengurus BUMDes Pekon Suka Banjar diduga hanya dijadikan aktor figuran yang fungsinya dibatasi pada meja pencairan bank saja. Begitu uang cair, peran mereka usai, dan kendali anggaran sepenuhnya beralih ke tangan dingin sang Kepala Pekon.

​”Uang senilai Rp142 juta telah saya tarik dari rekening, kemudian diminta lagi oleh kepala pekon,” ungkap narasumber, dengan menirukan ucapan Ketua Bumdes.

​Pengakuan ini menelanjangi betapa rapuhnya integritas tata kelola keuangan di Suka Banjar. Dana yang seharusnya dikelola secara kolektif oleh BUMDes untuk program penggemukan kambing, justru ditarik kembali secara paksa oleh oknum kades sesaat setelah keluar dari pintu bank.

​Fatamorgana di Tengah Lautan

​Hingga detik ini, warga Suka Banjar hanya bisa menatap nanar. Janji tentang pemberdayaan ekonomi melalui program nasional Presiden Prabowo hanyalah fatamorgana di siang bolong. Kandang yang dijanjikan kokoh tak kunjung berdiri, dan kambing yang diimpikan gemuk tak pernah menampakkan batang hidungnya.

​”Kami tidak melihat wujud usaha BUMDes pekon kami. Kata ketuanya, dana itu dipegang sepenuhnya oleh kepala pekon,” tutur salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Secara administratif, laporan mungkin terlihat manis untuk membohongi instansi di daratan, namun realitanya sang pemimpin desa diduga lebih memilih “berswasembada” untuk dompetnya sendiri.

​Menanti Tangan Besi APH dan APIP

​Tindakan serakah ini bukan sekadar malapraktik administrasi; ini adalah pengkhianatan nyata terhadap visi kedaulatan pangan nasional. Saat negara berjuang mengamankan perut rakyat di wilayah terpencil, oknum di tingkat tapak justru sibuk menggemukkan pundi-pundi pribadi.

​Geram dengan ulah Salman yang dinilai memanfaatkan kondisi 3T untuk menindas hak warga, sejumlah pihak dan awak media kini bersiap mengambil langkah hukum. Laporan resmi akan segera dilayangkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Publik kini menanti: apakah hukum akan menyeberangi lautan untuk menyeret sang “raja kecil” ini, ataukah ia akan tetap melenggang bebas menikmati hasil jarahannya di Pulau Tabuan.(Tim)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
*Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba*

admin

13 Okt 2026

  JAKARTA –(teropongnasionalnews) Polri menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.   Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pemberantasan …

Bea Cukai Madura Dituding Tebang Pilih Tangani Rokok Ilegal, Massa: Bongkar Bos Besarnya

M.H

13 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional news.com – Aliansi Lingkar Melati Bersatu (LMB) Kabupaten Pamekasan menilai Bea Cukai Madura tebang pilih dalam menangani peredaran rokok ilegal di Madura.   Penilaian itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Madura. Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Hendra. Selasa (13/10/2026)   Hendra menegaskan, penindakan terhadap rokok ilegal tidak boleh hanya menyasar …

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

M.H

13 Okt 2026

Setiap kepemimpinan baru selalu membawa harapan dan optimistisme yang kuat. Demikian halnya dengan kehadiran pemimpin baru di institusi Polri saat ini. Asa publik begitu besar diberikan kepada Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.   Meski begitu, seperti dua sisi mata uang, setiap ekspektasi selalu ada rintangan yang hadir berdampingan.   Tantangan besar itu, utamanya …

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1,1 Kg Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan

M.H

13 Okt 2026

KAPUAS HULU, – Kegiatan pembinaan teritorial (binter) berupa komunikasi sosial (komsos) serta edukasi hukum yang dilakukan personel Pos Mentari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala kembali membuahkan hasil yang positif. Satgas Pamtas menerima penyerahan secara sukarela 1,1 (satu koma satu) Kg sisik trenggiling dari seorang warga berinisial A di wilayah perbatasan. Kegiatan penyerahan tersebut berlangsung di …

GEBRAKAN KAPOLRI PEREDARAN NARKOBOY JADI TARGET UTAMA

M.H

13 Okt 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar operasi pemberantasan narkotika secara serentak di sejumlah wilayah Tanah Air. Langkah masif ini menjadi implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto pascapelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus …

Anggota DPR Nilai Wajar Kapolri Jenderal Suyudi Rombak Pejabat Polri

M.H

13 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, menilai wajar jika Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merombak sejumlah pejabat internal Polri, khususnya posisi Kapolda di beberapa wilayah.   Perombakan tersebut dinilai sangat diperlukan dalam rangka menjaga efektivitas kerja dan memastikan berjalannya regenerasi di dalam tubuh organisasi kepolisian.   “Penempatan personel pada jabatan-jabatan …

x
x