PERS Tulangbawang Terpinggirkan, Pilar Demokrasi yang Mulai Ditinggalkan

admin 09 Sep 2025 62

 

TULANGBAWANG – (teropongnasionalnews)

Di balik julukan “Sai Bumi Nengah Nyappur”, Kabupaten Tulangbawang menyimpan kegelisahan yang tak kunjung reda. Senin, (08/09/2025)

 

Sejumlah ketua organisasi pers di daerah ini kembali menyuarakan keresahan lama, tidak adanya pengakuan yang layak terhadap peran jurnalis lokal oleh Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.

 

Selama dua tahun terakhir, insan pers di kabupaten ini merasa dikerdilkan. Dukungan dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk kolaborasi informasi maupun fasilitasi kegiatan jurnalistik, nyaris tak terdengar gaungnya.

 

Padahal, di banyak kabupaten lain di Provinsi Lampung, kerja sama antara pemerintah daerah dan awak media sudah mulai menampakkan geliat yang sehat dan saling menguntungkan.

 

“Ini bukan lagi sekadar soal efisiensi anggaran, tapi sudah menyentuh persoalan penghargaan terhadap fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi,” ujar salah satu ketua organisasi pers yang tergabung dalam forum Ketua Organisasi Se-Tulangbawang.

 

Ia menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar konsolidasi besar untuk membahas masa depan dunia jurnalistik di wilayah ini.

 

Berulangkali alasan efisiensi menjadi tameng kebijakan Pemkab Tulangbawang. Namun, argumen itu mulai kehilangan relevansi di tengah fakta bahwa kabupaten lain justru memperkuat relasinya dengan insan media.

 

Ketimpangan ini menimbulkan kesan seolah-olah keberadaan para “kuli tinta”—istilah yang jamak digunakan untuk menyebut jurnalis lapangan—tidak lagi dibutuhkan di Tulangbawang.

 

Seorang jurnalis senior yang aktif dalam forum organisasi tersebut menilai bahwa kondisi ini merupakan bentuk pengkerdilan terhadap profesi wartawan. “Jika ini terus dibiarkan, kami khawatir akan terjadi pengabaian struktural yang bisa membunuh ekosistem pers lokal secara perlahan,” katanya.

 

Pernyataan lebih keras datang dari seorang mantan perwira tinggi polisi yang kini menjabat di lingkungan Polda Metro Jaya. Dalam sebuah diskusi pekan lalu, ia mengingatkan bahwa “bila pers sakit, maka negara ikut sakit.” Sebuah filosofi yang merefleksikan pentingnya menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan kontrol publik yang sehat.

 

Kondisi di Tulangbawang menjadi cerminan bagaimana relasi antara kekuasaan lokal dan media bisa rapuh jika tidak dikelola dengan niat baik.

 

Dalam sistem demokrasi, keberadaan pers bukan sekadar pelengkap informasi, melainkan bagian penting dalam membangun transparansi dan akuntabilitas publik.

 

Pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Tulangbawang dan Ketua DPRD, diharapkan segera mengambil langkah reflektif. Pers lokal tidak hanya membutuhkan pengakuan formal, tetapi juga ruang hidup untuk menjalankan fungsi kontrol sosial. Jika suara mereka terus diredam, maka publik akan kehilangan salah satu jendela penting dalam melihat kebenaran. (Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kantor Pertanahan Kabupaten Bireuen Laksanakan Perjanjian Kerja Sama dengan BPKD Kabupaten Bireuen, Perkuat Sinergi Bidang Pertanahan dan Keuangan Daerah

admin

21 Okt 2026

  Bireuen, Teropongnasionalnews  Kantor Pertanahan Kabupaten Bireuen melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bireuen pada Selasa (20/10/2026), bertempat di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bireuen, Ibu Anny Setiawati, A. Ptnh., M.M., beserta jajaran, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah …

Satpol PP dan WH Bireuen Tertibkan PKL, Tegaskan Penegakan Aturan demi Ketertiban dan Keindahan Kota

admin

19 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Demi menjaga ketertiban umum, kelancaran arus lalu lintas, serta keindahan wajah ibu kota Kabupaten Bireuen, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Bireuen menggelar penertiban terpadu terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL), Senin (19/10/2026).   Penertiban ini dilakukan menyusul keberadaan sejumlah pedagang yang menggunakan lokasi berjualan yang …

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 0826/Pamekasan, Pak Buyan dan Ibu Sumawiyah terpilih menjadi salah satu penerima manfaat pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

admin

18 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional.news.com – Disebuah sudut Dusun Barat, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, ada penantian panjang yang akhirnya berujung haru. Adalah Pak Buyan (60) dan istrinya, Ibu Sumawiyah (54), pasangan suami istri yang selama 6 tahun memimpikan rumah yang layak untuk berteduh.Sabtu,19/10/2026.   Selama bertahun-tahun, keduanya hanya bisa menahan impian itu. Sebagai buruh tani, penghasilan yang …

Abu Lupie Desak Mualem Segera Reshuffle Pejabat SKPA

admin

18 Okt 2026

  BANDA ACEH , Teropongnasionalnews Abu Lupie mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) segera mengevaluasi dan merombak pejabat Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta badan usaha milik daerah (BUMD) yang dinilai belum maksimal mendukung pelaksanaan program prioritas Pemerintah Aceh periode 2025-2030.   Desakan tersebut disampaikan guna mendorong percepatan realisasi visi dan misi Gubernur dan Wakil …

Kabut Asap Selimuti Bireuen, PMI Bagikan Ribuan Masker untuk Lindungi Warga 

admin

17 Okt 2026

    BIREUEN ,Teropongnasionalnews Kabut asap yang menyelimuti langit Kabupaten Bireuen, Aceh, dalam beberapa hari terakhir mulai mengganggu jarak pandang dan memicu kekhawatiran terhadap kualitas udara. Di tengah kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen turun ke jalan membagikan ribuan masker kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak paparan asap.   Ketua PMI Bireuen, Edi Sapura, …

IDI Bersama Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umuslim Bireuen Bagikan Masker, Lindungi Masyarakat dari Ancaman Asap Kebakaran Hutan

admin

17 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Di tengah ancaman pencemaran udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi pesan kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.   Sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim), Peusangan, Kabupaten Bireuen, melaksanakan kegiatan pembagian …

x
x