Dana Desa Tidak Kunjung  Cair ,BPD Desa Ramban Kulon Mandul!!!

admin 27 Apr 2025 83

 

Bondowoso, Teropongnasionalnews.com – Dana Desa (DD) Tahap 1 Tahun anggaran 2025 dikabupaten Bondowoso sudah dicairkan, namun begitu beberapa desa belum di cairkan DDnya, misalnya di Kecamatan Cermee terdapat 3 Desa dari 15 Desa yang belum dicairkan. Dwi Purnomo Camat Cermee yang dihubungi melalui WhatsAppnya membenarkan bahwa di Kecamatan Cermee masih ada 3 Desa yang belum cair DDnya, dikarenakan masih ada persyaratan-persyaratan administratif yang harus diperbaiki, tapi posisinya saat ini dokuemen persyaratan administratif tersebut sudah diperbaiki dan memenuhi persyaratan adminstratif pencairan. Dokumen administrasi tersebut sebagai syarat pencairan sudah diserahkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan tinggal menunggu verfikiasi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Berdasarkan investigasi dilapangan, 3 Desa yang belum dicairkan DDnya diantaranya Desa Ramban Kulon, Desa Suling Wetan dan Desa Palalangan. Kades Ramban Kulon Ahmad Tohir Yudianson ketika dikonfirmasi melalui WhatsAppnya membenarkan kalau DD Tahap 1 belum cair, demikian juga Kades Palalangan Ahmad Fauzen yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya juga menyatakan belum cair karena masih melengkapi berkas pencairan, sementara kades Suling Wetan Ahmad Halil yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya tidak merespon.

Rawi Ketua Badan Permusyawaran Desa (BPD) Ramban Kulon ketika di konfirmasi di kediamannya, mengatakan bahwa dokumen pencairan DD Tahap 1 Ramban kulon sudah lengkap tinggal menunggu verifikasi, namun begitu secara aturan, pencairannya harus dibarengkan dengan 2 desa lainnya yang juga belum cair yaitu Desa Palalangan dan Desa Suling Wetan. Jika 2 Desa tersebut belum lengkap dokumen pencairannya maka DD Ramban Kulon belum bisa dicairkan. Hal senada juga disampaikan oleh Abdus Shomad anggota BPD Ramban kulon yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya.

Saat dikonfirmasi apakah BPD Ramban Kulon pernah mengadakan rapat untuk merumuskan sebuah sikap secara kelembagaan terhadap belum cairnya DD Ramban Kulon Tahap 1, Rawi Ketua BPD menyampaikan bahwa untuk apa rapat karena informasi dari Kades Ramban Kulon berkas Dokumen pencairan sudah lengkap dan hanya tinggal menunggu verfikasi serta menunggu kelengkapan berkas dokumen pencairan 2 desa lainnya. Abdus Shomad anggota BPD ketika di konfirmasi mengatakan kita sudah koordinasi langsung dengan Pak eko kasi pemerintahan kecamatan Cermee dan pendamping desa, kalau pencairan DD Ramban kulon terkendala oleh berkas administrasi pencairan 2 Desa yang belum lengkap. Tolak Zaid anggota BPD lainnya yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya menyatakan BPD belum pernah mengadakan rapat. Imron Fatoni anggota BPD yang didatangi kerumahnya juga menyampaikan BPD belum pernah mengadakan rapat, bahkan Imron sering mendesak Ketua dan Anggota BPD lainnya untuk mengadakan rapat tapi tidak respon. Upaya imron untuk mendesak Ketua dan Anggota BPD lainnya agar mengadakan rapat, dilakukan komunikasi melalui WhatsApp Group BPD, WhatsApp pribadi dan di datangi kerumahnya. Sementara ke 5 Anggota BPD Ramban Kulon lainnya seperti Ulfa Yunita, Zainul Hasan, Mutoyo, Lutfiah dan Feri tidak memberikan respon saat dikonfirmasi melalui WhatsAppnya.

BPD yang sifatnya kolektif kolegeal seharusnya menyikapi secara kelembagaan terhadap setiap persoalan pemerintahan desa seperti tidak cairnya DD agar pembangunan Desa tetap bisa berjalan dan BPD tidak boleh menyikapi persoalan pemerintahan desa secara personal. Dengan kondisi BPD begitu dapat dikatakan BPD secara kelembagaan mandul karena BPD secara kelembagaan tidak mampu melaksankan fungsi dan kewajibannya. Salah satu fungsi dan kewajiban BPD adalah melakukan kontrol terhadap implementasi kebijakan desa, Anggaran dan Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

DD Tahap 1 Tahun 2025 pada 3 Desa di Kecamtan Cermee memang belum cair, tapi berdasarkan informsi yang beredar bahwa anggaran yang bersumber dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2024, sudah dicairkan. Dwi Purnomo Camat Cermee ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Dana SILPA bisa dicairkan apabila APBDes telah ditetapkan. Kemudian ketika di konfirmasi apakah SILPA tahun 2024 desa Ramban Kulon sudah dicairkan, camat menyampaikan silahkan bisa dikonfirmasi langsung ke kades Ramban Kulon. Sementara kades ramban kulon ketika di konfirmasi melalui WhatsAppnya tidak memberikan respon. Jika SILPA tahun 2024 sudah dicairkan, maka pekerjaan tahun 2025 seharusnya sudah ada progress(Bambang)

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kapolres Jabar Jadi Khotib Sholat Jum’at Keliling Perkuat Kedekatan Polri Dengan Masyarakat

Admin

16 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Jakarta Barat – Tak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan keagamaan yang menyejukkan hati dan mempererat tali silaturahmi.   Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Salat Jumat Keliling yang dihadiri Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai khatib di Masjid …

LKPP dan PMPK-JATIM Meminta Setiap Dugaan Pelanggaran Ketentuan Jam Operasional Ditindaklanjuti

Admin

16 Okt 2026

SURABAYA//Teropongnasional.news.com — Lembaga Kajian dan Pengawasan Pembangunan (LKPP) bersama Perkumpulan Masyarakat Peduli Keadilan Jawa Timur (PMPK-JATIM) berencana menggelar aksi demonstrasi gabungan di Kota Surabaya pada Selasa, 20 Oktober 2026. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dengan sasaran Balai Kota Surabaya dan Gedung DPRD Kota Surabaya.   Aksi ini direncanakan sebagai bentuk …

Hampir Tiga Bulan Warga Dusun Kotalon, Desa Jarin, Bergulat Dengan Sulitnya Mendapatkan air bersih.

Admin

16 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional.news.com – Hampir tiga bulan warga Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, bergulat dengan sulitnya mendapatkan air bersih. Di tengah kondisi itu, kedatangan mobil tangki berisi 5.000 liter air membawa kelegaan bagi masyarakat.Jumat,16/10/2026.   Suilah, salah seorang warga Dusun Kotalon, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, air yang datang bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, …

REKRUTMEN BERBASIS PRESTASI: MENGAWAL MARUAH POLRI MENUJU INDONESIA EMAS 2045

Admin

16 Okt 2026

BAB I — URGENSI PEMBENAHAN INTERNAL DAN REKRUTMEN BERSIH TANPA “TITIPAN” Langkah awal kepemimpinan nasional Kepolisian Republik Indonesia di bawah komando Kapolri Jenderal Polisi Dr. H. Suyudi Ario Seto, M.Si., langsung menghentak publik melalui satu komitmen tegas: tidak ada lagi jalur “titipan”, transaksi, maupun sponsorship dalam proses rekrutmen dan pembinaan Sumber Daya Manusia Polri.   …

Santunan Anak Yatim, Ponpes Khoiro Ummah Kerpangan Perkuat Pendidikan Religius dan Keterampilan Santri

Admin

16 Okt 2026

PROBOLINGGO – Kepedulian terhadap anak yatim dan piatu diwujudkan Pondok Pesantren Khoiro Ummah, Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, melalui kegiatan santunan pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pengenalan program unggulan pesantren yang memadukan pendidikan agama, penguasaan bahasa asing, kepemimpinan, kewirausahaan, hingga jurnalistik.   Pengasuh Pondok Pesantren Khoiro Ummah, Nurul Huda, S.Ag., M.H., …

Jenderal Suyudi Ario Seto Minta Seluruh Petugas Bergerak Perangi Nark*ba di Lingkungan Warga

Admin

16 Okt 2026

www.teropongnasionalnews.com Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto menginstruksikan seluruh jajaran dan personel kepolisian di tingkat polda, polres, hingga polsek untuk bergerak aktif dan masif dalam memberantas peredaran gelap nark*t!ka langsung di tengah lingkungan pemukiman warga.   Langkah ini menegaskan komitmen kepolisian dalam memperkuat garda terdepan pencegahan serta penindakan n4rk*ba dengan mengedepankan …

x
x