Dr Herman : Keputusan Gubernur Kalbar Sudah Tepat Atas Kebijakan Terhadap Guru Honor Tetap Mengajar

admin 07 Mar 2025 174

 

Pontianak Klabar, (teropongnasionalnews)

Sikap Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan dalam menyikapi keresahan ratusan guru honorer patut diapresiasi. Dalam audiensi yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan, Gubernur memastikan bahwa para guru honorer tetap dapat menjalankan tugasnya, meskipun ada larangan pemerintah daerah untuk mengangkat pegawai non-ASN sesuai UU No. 20 Tahun 2023.

Dalam pertemuan tersebut, ratusan guru honorer mengungkapkan kegelisahan mereka terkait kebijakan baru yang dapat mengancam keberlangsungan pekerjaan mereka. Sebagai tenaga pendidik yang telah lama mengabdikan diri, mereka khawatir akan dirumahkan akibat aturan yang melarang pengangkatan pegawai non-ASN.

Menanggapi hal ini, Gubernur Ria Norsan dengan penuh empati menyatakan bahwa para guru honorer tetap bisa menjalankan tugasnya. Pertemuan berlangsung dengan suasana akrab, bahkan diselingi candaan ringan, menunjukkan kepedulian pemimpin daerah terhadap nasib para pahlawan tanpa tanda jasa ini.

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar saat memberikan keterangan pada awak media 7 Maret 2025 Wib,” Ia menegaskan bahwa keputusan Gubernur sangat tepat. Menurutnya, persoalan ini bukan hanya menyangkut nasib para guru honorer, tetapi juga menyangkut keberlangsungan pendidikan di Kalbar. Jika seluruh guru honorer benar-benar diberhentikan, pendidikan di Kalbar akan mengalami stagnasi dan kualitasnya bisa menurun drastis.

Salah satu masalah utama yang dihadapi dunia pendidikan di Kalbar adalah ketidakseimbangan rasio guru dan siswa. Kekurangan guru ASN di berbagai tingkatan pendidikan dapat berdampak buruk terhadap kualitas pembelajaran, perkembangan moral siswa, dan efektivitas pengajaran di kelas. Dengan jumlah siswa yang terlalu besar, guru akan kesulitan memberikan perhatian maksimal kepada setiap murid, yang berisiko membuat sebagian siswa tertinggal dalam pelajaran dan perkembangan karakter.

Langkah Gubernur Ria Norsan untuk tetap mempertahankan guru honorer meski ada regulasi yang membatasi merupakan keputusan berani dan patut diacungi jempol. Demi keberlanjutan pendidikan di Kalbar, gubernur mengambil kebijakan diskresi agar tidak terjadi krisis tenaga pengajar.

Namun, permasalahan berikutnya yang harus segera diselesaikan adalah soal honor para guru honorer. Dengan aturan penggunaan dana BOS yang sudah ditentukan, pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan perlu mencari solusi lain untuk memastikan kesejahteraan para guru honorer tetap terjaga. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah melibatkan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.

Keputusan Gubernur Ria Norsan ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Kalbar masih menjadi prioritas utama. Kini, tinggal bagaimana pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya bersinergi untuk memastikan kelangsungan pendidikan tanpa mengorbankan nasib guru honorer

Sumber: Dr Herman Hofi Munawar

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kabut Asap Selimuti Bireuen, PMI Bagikan Ribuan Masker untuk Lindungi Warga 

admin

17 Okt 2026

    BIREUEN ,Teropongnasionalnews Kabut asap yang menyelimuti langit Kabupaten Bireuen, Aceh, dalam beberapa hari terakhir mulai mengganggu jarak pandang dan memicu kekhawatiran terhadap kualitas udara. Di tengah kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen turun ke jalan membagikan ribuan masker kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak paparan asap.   Ketua PMI Bireuen, Edi Sapura, …

IDI Bersama Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umuslim Bireuen Bagikan Masker, Lindungi Masyarakat dari Ancaman Asap Kebakaran Hutan

admin

17 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Di tengah ancaman pencemaran udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi pesan kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.   Sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim), Peusangan, Kabupaten Bireuen, melaksanakan kegiatan pembagian …

Skandal BOSP di PKBM Tanggamus: Pengelola Menjerit, Oknum Forum dan Dinas Diduga Kuat Menikmati Hasil Upeti

admin

17 Okt 2026

    TANGGAMUS –(teropongnasionalnews) Tabir gelap pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Kesetaraan, dan Bantuan Sosial Pendidikan di Kabupaten Tanggamus kian terbuka.   Dugaan praktik pemotongan dana yang terstruktur, masif, dan melibatkan jejaring kekuasaan mulai terurai dari pengakuan langsung para pengelola PKBM di lapangan.   Hasil investigasi di sejumlah kecamatan …

Dramatis! Menang Adu Penalti 5-4 atas Kota Juang, Kecamatan Jangka Melaju ke Final Piala Bupati Bireuen 2026

admin

15 Okt 2026

  BIREUEN, Teropongnasionalnews Perjuangan, semangat pantang menyerah, dan doa masyarakat mengantarkan Tim Kecamatan Jangka melangkah ke partai final Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen.   Kepastian tersebut diraih setelah Kecamatan Jangka menaklukkan Kecamatan Kota Juang melalui drama adu penalti dengan skor 5-4, setelah …

IDI Cabang Bireuen Lantik Pengurus Periode 2026–2029

admin

11 Okt 2026

  BIREUEN, Teropongnasionalnews Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen resmi melantik pengurus periode 2026–2029 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Fajar Bireuen, Sabtu (10/10/2026). Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., serta jajaran pengurus IDI Provinsi Aceh dan para tenaga medis. Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan selempang oleh Ketua IDI …

Toet Budee Trieng Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Peserta Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan

admin

11 Okt 2026

    BIREUEN, Teropongnasionalnews Puluhan grup dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam perlombaan tradisional Toet Budee Trieng untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan sepak bola Desa Paya Kareung, Sabtu (10/10/2026).   Sejak perlombaan dimulai, setiap grup peserta berupaya menampilkan dentuman suara meriam bambu yang …

x
x