Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

M.H 06 Mei 2026 68

Teropongnasionalnews.Com

BANYUANYAR – Penggiat pertanian organik Kecamatan Banyuanyar mendapatkan pelatihan memperbaiki tanah ramah lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan alami dan lokal, Rabu (6/5/2026).

 

Pelatihan ini dilakukan secara swadaya mandiri dengan pendampingan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Banyuanyar dan diikuti oleh seluruh anggota kelompok tani yang secara sadar dan mandiri ingin memperbaiki sistem manajemen pertanian sehat dan berkelanjutan.

 

Dalam kegiatan tersebut, para petani tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan tiga jenis sarana pertanian alternatif, yakni Photosynthetic Bacteria (PSB), Asam Amino dan Jadam Sulfur.

 

Pelatihan menghadirkan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Perkebunan dari Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya Ika Ratmawati. Kegiatan ini diikuti oleh petani Kecamatan Banyuanyar yang ingin bertani secara organik serta tim BPP Kecamatan Banyuanyar.

 

Dalam pemaparannya, POPT Perkebunan BBPPTP Surabaya Ika Ratmawati menyampaikan selama ini eceng gondok termasuk tanaman yang merugikan terutama di lahan pertanian karena bersifat gulma pesaing tanaman budidaya dan bahkan dapat menutupi perairan seperti sungai.

 

Namun di balik dampak negatif tersebut, eceng gondok ternyata memiliki banyak manfaat dan dapat digunakan sebagai bahan utama membuat asam humat atau pembenah tanah yang ramah lingkungan.

 

“Cukup dengan mencampur 5 kilogram eceng gondok, 1 kilogram limbah kulit nanas, 250 mililiter EM4, 250 mililiter molase dan 10 liter air lalu difermentasi selama satu bulan. Hasilnya sudah cukup untuk diencerkan menjadi 100 liter air untuk luasan satu hektare saat pengolahan lahan sebagai pembenah tanah,” katanya.

 

Selain itu, peserta juga diajarkan membuat Jadam Sulfur sebagai pestisida nabati ramah lingkungan yang memiliki fungsi ganda sebagai insektisida sekaligus fungisida. Bahan yang digunakan terdiri dari 1 kilogram belerang, 800 gram NaOH, 50 gram garam krosok dan 3,5 liter air murni yang dicampur dan diaduk hingga siap digunakan. “Adapun dosis aplikasinya sekitar 1 hingga 2 mililiter per liter air dengan cara disemprotkan ke tanaman,” lanjutnya.

 

Sementara untuk pembuatan PSB, bahan yang digunakan terdiri dari seperempat kilogram telur ayam atau telur keong sawah, 50 gram terasi dan 100 gram micin yang difermentasi dengan 10 liter air lalu dijemur di bawah sinar matahari hingga berubah warna menjadi merah dalam waktu sekitar satu bulan. “Larutan tersebut diaplikasikan dengan dosis 25 mililiter per liter air melalui penyemprotan ke daun tanaman,” tambahnya.

 

Salah satu petani asal Desa Tarokan Sanhaji mengapresiasi pelatihan tersebut dan menilai kegiatan ini sangat relevan dalam menjawab kondisi petani yang saat ini merasakan dampak mahalnya biaya sarana pertanian.

 

“Setelah dipraktikkan, ternyata bahan-bahannya sangat mudah didapat di sekitar kita. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin di BPP,” ujarnya.

 

Ketua Paguyuban Gapoktan Kecamatan Banyuanyar Edy Suprayitno menyatakan dukungan penuh terhadap para petani yang ingin bergerak mandiri dalam upaya menyelamatkan lahan pertanian yang saat ini mengalami krisis bahan organik sehingga banyak dijumpai kondisi tanah rusak dan kurang nutrisi.

 

“Mengubah pola pikir untuk menggunakan sarana pertanian organik yang berkelanjutan memang tidak mudah. Tetapi melalui gerakan swadaya ini semoga bisa mengajak dan menyadarkan para petani agar mampu menerapkan budidaya pertanian sehat yang berkelanjutan,” harapnya.

 

Sementara Koordinator BPP Kecamatan Banyuanyar Inayah Fatmawati mengapresiasi tingginya antusiasme para petani dalam mengikuti pelatihan tersebut. Pendekatan pertanian berbasis bahan lokal sangat penting untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan kantor BPP siap dijadikan tempat belajar maupun praktik pertanian berkelanjutan.

 

“Petani tetap bisa produktif tanpa merusak lingkungan. Kami berharap keterampilan ini bisa diterapkan secara konsisten sehingga ketergantungan pada pupuk sintetis dan pembenah tanah yang mahal dapat dikurangi,” pungkasnya.(Sufa’at)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sertu Sumanto, Mendampingi Bidan Susi Bersama Kader Kesehatan Kegiatan Posyandu

M.H

12 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional.news.com – Babinsa Koramil 0826-01/Pamekasan, Sertu Sumanto, mendampingi Bidan Susi bersama kader kesehatan dalam kegiatan Posyandu yang berlangsung di Jalan Veteran RT 01/RW 01, Kelurahan Barkot, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita dan ibu hamil.   Dalam kegiatan itu, petugas melaksanakan penimbangan berat badan serta …

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

admin

12 Okt 2026

Banten, (teropongnasionalnews) Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia, saat membuka Kongres Nasional ke-V Asosiasi Pendeta Indonesia (API) di Grand Serpong Hotel & Resort, Tangerang, Banten, Kamis (08/10/2026).   Dalam sambutannya, Wapres menegaskan bahwa pemerintah memiliki perhatian serius terhadap persoalan intoleransi, termasuk dalam memastikan setiap …

Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi ekosistem baterai kendaraan listrik di Kawasan Industri Weda Bay (IWIP)

admin

12 Okt 2026

Maluku Utara, (teropongnasionalnews) Delapan tahun lalu saat awal proses pembangunannya, Teluk Weda di Halmahera Tengah adalah daerah yang aksesnya terbatas, infrastrukturnya minim, dan tingkat kesejahteraan warga lokalnya memprihatinkan. Waktu kami mendorong program hilirisasi di sini pun, banyak pula yang skeptis dan menganggapnya mustahil tercapai. Namun hari ini, keraguan itu dijawan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan …

Presiden menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Yang Mulia Abdel Fattah El-Sisi, di Indonesia.

admin

12 Okt 2026

Jakarta, (teropongnasionalnews) Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara, menyepakati sejumlah nota kesepahaman di berbagai bidang, serta meningkatkan kerja sama strategis yang saling menguntungkan. Kunjungan Presiden El-Sisi ini merupakan kunjungan pertamanya ke Indonesia sekaligus kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Indonesia ke Mesir pada tahun 2024 dan 2025. Istana Negara, Jakarta, 11 Oktober …

Pererat Silaturami Dan Sinergitas Lintas Sektoral, Koramil Dringu Gelar Tasyakuran HUT TNI Ke 81

M.H

12 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Probolinggo, Sebagai bentuk syukur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Koramil 0820-22/Dringu mengelar acara tasyakuran. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Dringu, Indah Rohani, Kapolsek Dringu AKP Ardhi Bita Kumala, tokoh agama dan tokoh Masyarakat. Komandan Koramil (Danramil) 0820-22/Dringu Kapten Arm Imam Wahyudi mengatakan, tasyakuran ini …

*Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri*

admin

11 Okt 2026

  SURABAYA –(teropongnasionalnews) Estafet tugas Ibu Asuh Polisi Wanita (Polwan) Polda Jawa Timur resmi bergulir. Ny. Lenia M. Dekananto kini mengemban amanah sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jatim menggantikan Ny. Dewi Nanang Avianto dalam acara serah terima tugas yang berlangsung khidmat di Surabaya, Minggu (11/10/2026).   Kegiatan tersebut dihadiri, Irjen Pol Nanang Avianto dan Istri, …

x
x