BERADA DI GARIS DEPAN PERBATASAN, KEPALA BNN RI INSTRUKSIKAN JAJARAN DI WILAYAH KEPRI PASANG MATA DAN TELINGA, PERKUAT KOLABORASI

admin 19 Jan 2026 60

Batam, (teropongnasionalnews)

Berada di garis depan wilayah perbatasan yang rawan terhadap peredaran gelap narkotika lintas negara, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menginstruksikan seluruh jajarannya di Provinsi Kepulauan Riau untuk senantiasa memasang mata dan telinga guna meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, serta penguatan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Hal tersebut disampaikan pada Sabtu (17/1), dalam arahannya kepada personel BNN di wilayah yang dikenal dengan julukan Bumi Segantang Lada.

 

Terdiri dari 96% wilayah perairan dan 4% daratan, Provinsi Kepulauan Riau memiliki karakteristik geografis yang sangat terbuka dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Kondisi ini menjadikan Kepulauan Riau sebagai salah satu wilayah yang rentan dimanfaatkan oleh jaringan sindikat narkotika internasional sebagai jalur masuk dan transit peredaran gelap narkotika menuju wilayah Indonesia.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI juga mengingatkan bahwa narkotika merupakan bentuk kejahatan luar biasa sekaligus upaya sistematis untuk melemahkan dan membodohi generasi bangsa. Menurutnya, peredaran gelap narkotika tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga secara nyata menggerus kualitas sumber daya manusia, mengancam stabilitas sosial, serta melemahkan daya saing bangsa di masa depan.

 

Oleh karena itu, Ia kembali menegaskan bahwa upaya P4GN harus dilaksanakan secara komprehensif dan berkelanjutan, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga selaras dengan penguatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta rehabilitasi. Jenderal bintang tiga tersebut juga menekankan arah kebijakan pencegahan narkoba yang difokuskan pada perlindungan anak melalui Program ANANDA BERSINAR, guna membangun ketahanan generasi sejak dini.

 

Lebih lanjut Kepala BNN RI mendorong seluruh jajaran BNN di Kepulauan Riau untuk aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya guna menumbuhkan kesadaran kolektif akan bahaya narkotika yang terus mengancam dengan berbagai modus dan strategi peredaran yang semakin kompleks dan masif.

 

Di samping itu, dalam momentum tersebut Kepala BNN RI juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran BNN di wilayah Kepulauan Riau atas dedikasi, ketulusan, dan kerja keras yang selama ini telah ditunjukkan dalam upaya P4GN. Ia berpesan agar semangat pengabdian tersebut tidak pernah surut dan setiap tugas yang dijalankan senantiasa dimaknai sebagai bagian dari ibadah.

 

Menurutnya, sekecil apa pun upaya yang telah dilakukan memiliki arti besar, karena kontribusi tersebut secara nyata mampu menekan laju penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus melindungi masyarakat dan generasi masa depan dari ancaman narkotika.

 

#warondrugsforhumanity

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
*Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba*

admin

13 Okt 2026

  JAKARTA –(teropongnasionalnews) Polri menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.   Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pemberantasan …

Bea Cukai Madura Dituding Tebang Pilih Tangani Rokok Ilegal, Massa: Bongkar Bos Besarnya

M.H

13 Okt 2026

PAMEKASAN//teropongnasional news.com – Aliansi Lingkar Melati Bersatu (LMB) Kabupaten Pamekasan menilai Bea Cukai Madura tebang pilih dalam menangani peredaran rokok ilegal di Madura.   Penilaian itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Madura. Aksi dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Hendra. Selasa (13/10/2026)   Hendra menegaskan, penindakan terhadap rokok ilegal tidak boleh hanya menyasar …

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

M.H

13 Okt 2026

Setiap kepemimpinan baru selalu membawa harapan dan optimistisme yang kuat. Demikian halnya dengan kehadiran pemimpin baru di institusi Polri saat ini. Asa publik begitu besar diberikan kepada Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.   Meski begitu, seperti dua sisi mata uang, setiap ekspektasi selalu ada rintangan yang hadir berdampingan.   Tantangan besar itu, utamanya …

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1,1 Kg Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan

M.H

13 Okt 2026

KAPUAS HULU, – Kegiatan pembinaan teritorial (binter) berupa komunikasi sosial (komsos) serta edukasi hukum yang dilakukan personel Pos Mentari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala kembali membuahkan hasil yang positif. Satgas Pamtas menerima penyerahan secara sukarela 1,1 (satu koma satu) Kg sisik trenggiling dari seorang warga berinisial A di wilayah perbatasan. Kegiatan penyerahan tersebut berlangsung di …

GEBRAKAN KAPOLRI PEREDARAN NARKOBOY JADI TARGET UTAMA

M.H

13 Okt 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar operasi pemberantasan narkotika secara serentak di sejumlah wilayah Tanah Air. Langkah masif ini menjadi implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto pascapelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus …

Anggota DPR Nilai Wajar Kapolri Jenderal Suyudi Rombak Pejabat Polri

M.H

13 Okt 2026

Www.teropongnasionalnews.com Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, menilai wajar jika Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merombak sejumlah pejabat internal Polri, khususnya posisi Kapolda di beberapa wilayah.   Perombakan tersebut dinilai sangat diperlukan dalam rangka menjaga efektivitas kerja dan memastikan berjalannya regenerasi di dalam tubuh organisasi kepolisian.   “Penempatan personel pada jabatan-jabatan …

x
x